Bos Xbox: Industri Game akan Lebih Baik Jika Dipimpin Gamer!

Reading time:
July 8, 2015
xbox one logo

Industri video game menjadi salah satu ranah yang memiliki perkembangan cukup pesat dalam beberapa dekade terakhir. Teknologi yang semakin maju ditambah dengan kreativitas para developer untuk menghadirkan sebuah game yang berkesan menjadi landasannya.

Meski begitu, tak jarang pula gamer yang sudah memiliki ekspektasi tinggi pada suatu karya berujung kecewa. Penyebabnya beragam, mulai dari kualitas game yang tidak memuaskan, hingga berbagai keputusan dari publisher maupun developer yang dinilai kurang berpihak pada gamer.

Menurut bos Xbox, Phil Spencer, industri video game akan jauh lebih sehat andai saja para petinggi dan pembuat keputusan di pihak publisher maupun developer adalah seorang gamer juga. Atau setidaknya, memainkan game buatan mereka sendiri.

Spencer yakin bahwa industri game akan bisa lebih indah dan maju jika saja para pemimpin perusahaan raksasa di dalamnya memang seorang gamer.
Spencer yakin bahwa industri game akan bisa lebih indah dan maju jika saja para pemimpin perusahaan raksasa di dalamnya memang seorang gamer.

Aku pikir industri ini akan lebih baik jika lebih banyak orang yang berperan dalam pembuat keputusan ikut bermain game,” ujarnya Spencer. Ia pun menyebut presiden Sony Computer Entertainment Worldwide Studios, Shuhei Yoshida, sebagai satu dari sedikit orang yang termasuk dalam kategori tersebut.

Video Yoshida yang sedang bermain Bloodborne adalah salah satu contoh nyata yang diungkapkan oleh Spencer. Ketika itu, Yoshida menyebutkan bahwa Bloodborne adalah game kedua dimana dirinya berhasil mendapatkan Platinum Trophy, setelah Hannah Montana The Movie: The Game di PS3.

Bagaimana menurut Anda? Setujukah Anda industri game akan jauh lebih baik jika dipimpin oleh para gamer sejati?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…