Cheat di DOTA 2 Mulai Terbongkar!

Reading time:
July 1, 2015

Untuk sebuah game yang sangat mengandalkan scene kompetitif yang fair, DOTA 2 memang harus memastikan diri bersih dari cheater. Begitu ada gamer yang memanfaatkan celah untuk tampil luar biasa tanpa perlu mengandalkan skill, hanya tinggal menunggu waktu hingga DOTA 2 ditinggal basis fansnya yang tumbuh kian masif ini. Valve sebenarnya sudah memiliki sistem anti-cheat yang cukup baik, apalagi dengan ancaman ban VAC yang cukup menyeramkan. Walaupun demikian, hal ini ternyata tidak cukup untuk membuat para pencandu “cheat” ini untuk menahan diri. Setelah tenggelam untuk cukup lama, isu soal cheat DOTA 2 kembali mengemuka kuat!

Anda sempat bertemu dengan pemain lain yang tampaknya memiliki waktu respon super cepat yang mustahil dimiliki oleh manusia biasa? Besar kemungkinan, mereka melakukan cheat/hack menggunakan metode yang disebut sebagai “Scripting”. Menggunakan Scripts ini, gamer DOTA 2 bisa mengeluarkan beragam indikator dan perintah otomatis yang tidak difasilitasi mekanik normal pada umumnya. Video di atas tampaknya cukup untuk memberikan gambaran bagaimana cara kerja yang ia miliki.

Scripting membuat bomb Techies bisa terpicu otomatis, dengan menghitung tepat jumlah HP musuh.
Scripting membuat bomb Techies bisa terpicu otomatis, dengan menghitung tepat jumlah HP musuh.
Ia juga memunculkan indikator dan informasi yang tidak difasilitasi DOTA 2 pada umumnya.
Ia juga memunculkan indikator dan informasi yang tidak difasilitasi DOTA 2 pada umumnya.

Isu ini menghangat di salah satu komunitas terbesar DOTA 2 – Reddit. Temuan mengejutkan membuktikan bahwa dua pemain Techies  – salah satu hero terunik DOTA 2 –  terbaik dunia versi Dotabuff ternyata menggunakan Script ini. Script ini akan secara otomatis menghitung dan meledakkan bomb dalam radius tertentu untuk membunuh hero musuh tanpa perlu campur tangan user Techies itu sendiri. Tidak hanya itu saja, ia juga akan mengkalkulasikan berapa banyak jumlah bomb yang harus diledakkan dan menyimpan sisanya. Parahnya lagi? Script ini juga berlaku untuk hero-hero Invisible tanpa bantuan Sentry sama sekali.

Script untuk Teechies ini ternyata hanyalah satu dari begitu banyak model script lain yang tampaknya mulai menginvasi DOTA 2. Ada script juga yang akan membuat user otomatis mengaktifkan item seperti Hex atau Eul jika ada musuh yang berada dalam jarak tertentu. Salah satu indikasi paling jelas Script ini adalah membuat user terlihat memiliki response time di luar manusia biasa, walaupun hero Anda menyerangnya secara mendadak. Ada pula Script yang bahkan lebih “curang”, seperti memperlihatkan ward musuh, memperlihatkan cooldown skill milik hero musuh dan jumlah mana mereka, serta kira-kira posisi musuh ketika berada di dalam fog. Bahkan ada Script yang akan menambahkan sebuah ikon perak kecil di atas creep jika ia bisa dibunuh dalam satu hit serangan – memudahkan Anda untuk creeping.

Script ini dipercaya diracik oleh Zanko dan dijual seharga USD 30.
Script ini dipercaya diracik oleh Zanko dan dijual seharga USD 30.

Sayangnya, terlepas dari isu yang mulai mengemuka kuat ini, bahkan disertai bukti-bukti dan nama user yang menggunakannya, Valve sendiri masih belum angkat bicara. Belum ada tindakan tegas sekelas VAC Ban yang sudah mereka terapkan di CS: GO sebelumnya. Sinyal mengarah kuat pada Script bernama “Ensage” yang diciptakan oleh Zynox. Script ini sendiri kabarnya, dijual seharga USD 30.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Pernahkah Anda bertemu dengan musuh yang dicurigai menggunakan Script ini?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…