PlayTest: Gaming dengan ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950!

Author
David Novan
Reading time:
August 21, 2015
PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (1)

Seiring dengan semakin dekatnya penghujung tahun 2015, kebutuhan gamer akan hardware pendukung untuk bermain game, terutama graphics card, menjadi perhatian yang penting. Sebab utamanya tentu saja karena penghujung tahun berarti game baru akan bermunculan. Meskipun saat ini masih baru akan memasuki kwartal keempat, tidak ada salahnya bila Anda ikut serta mempersiapkan diri, terutama dari sisi budget.

Berbicara mengenai budget, memilih graphics card dengan kemampuan tinggi tetapi di saat bersamaan juga terjangkau tentu terlintas di benak Anda. Untungnya, GeForce sebagai salah satu pemain utama di bidang hardware ini merilis seri GTX 950, graphics card seharga 2 jutaan yang mampu memainkan game terbaru dengan baik! Itu sebabnya kami mencoba memainkan salah satu seri hardware yang menarik ini dengan game kelas AAA. Kali ini, kami menggunakan produk dari ASUS STRIX dengan bantuan sistem komputer sebagai berikut:

  • Motherboard: Gigabyte X99 SOC Force
  • Prosesor: Intel Core i7 5960X @3.00 GHz
  • RAM: Kingston HyperX 16 GB DDR4
  • Graphics Card: ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 GDDR5 2048MB
  • SSD: Kingston HyperX Fury 240 GB
  • OS: Windows 8.1

Berkat bantuan sistem komputer dengan kemampuan tinggi tersebut, kami memastikan tidak terjadinya “bottleneck” yang mampu mengurangi performa dari graphics card tersebut. Sedangkan game yang kami mainkan adalah game yang wajib dimiliki oleh gamer saat ini, seperti The Witcher 3, GTA V, Far Cry 4, Assassin’s Creed Unity, dan Shadow of Mordor. Seperti yang mungkin juga Anda ketahui, rasanya tidak klop bila hardware yang Anda susun untuk gaming masih tidak dapat memainkan The Witcher 3 atau GTA V.

The Witcher 3: Wild Hunt

Sebagai sebuah Action RPG, game ini begitu dihargai oleh penggemar genre tersebut. Alasannya mudah saja, game ini mampu memperlihatkan tampilan grafis yang indah untuk mendukung cerita dan gameplay kelas atasnya. Hal ini pula yang membuat cukup banyak gamer yang rela mengeluarkan banyak uang demi membangun game PC berkekuatan tinggi supaya dapat memainkannya. Nah, dengan bantuan graphics card ini, dapatkah Anda memotong biaya dan di saat bersamaan mendapatkan kualitas juga? Sebelumnya, berikut spesifikasi minimum yang perlu dipenuhi untuk memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel CPU Core i5-2500K 3.3GHz / AMD CPU Phenom II X4 940
  • Memory: 6 GB RAM
  • Graphics Card: Nvidia GPU GeForce GTX 660 / AMD GPU Radeon HD 7870
  • Hard Drive: 35 GB
PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (2) PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (3) PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (4) PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (5)

Untuk dapat memainkan game ini semulus mungkin, kami mencoba setting grafis yang cukup bervariasi. Pada setting seperti yang tertera pada screenshot di atas, frame rate yang kami dapatkan sangat tinggi, yaitu berkisar 60 hingga 80 fps. Bahkan pada pertarungan sekalipun, kami masih bisa menemukan 70-an fps. Bila diterjemahkan dalam bahasa kenyamanan bermain, kisaran frame rate tersebut jelas sangat nyaman untuk dimainkan.

PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (6) PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (7)

Akan tetapi, kisaran frame rate di atas tentu saja mengorbankan kualitas grafisnya. Apalagi setting tersebut menggunakan resolusi 1600×900. Bila Anda tidak keberatan dengan kisaran frame rate 55 hingga 65 fps, maka kami sarankan untuk menggunakan resolusi 1920×1080. Tampilannya menjadi jauh lebih baik dan indah dan di saat bersamaan masih menampilkan permainan yang mulus. Bahkan, ketika bertarung sekalipun, kami masih menemukan frame rate di kisaran 55 fps.

PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (8) PlayTest ASUS STRIX NVIDIA GeForce GTX 950 (9)

 

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…