The Coma – Game Horror dari Korea

Reading time:
August 25, 2015

Horror memang tengah menjadi genre yang naik daun di industri game saat ini. Kesuksesan penerapan beragam mekanik inovatif, dari elemen action yang minim, karakter yang bahkan tidak bisa melawan sama sekali, hingga konsep yang “menyerang” psikologis pemain secara efektif membuatnya kian kaya, dan yang pasti – membuat keringat dingin mengalir tidak tertahankan.

Game horror dari Jepang dan Barat juga menawarkan daya tarik yang berbeda satu sama lain. Namun ia terasa sedikit kurang sempurna mengingat negara Asia lain yang terkenal lewat film horrornya yang super menyeramkan – Korea tampaknya tidak ikut ambil bagian dalam hype ini. Namun hal ini akan berubah dengan hadirnya sebuah game dari negara ginseng tersebut – The Coma!

Memainkan seorang siswa tingkat atas yang terjebak di sekolah di tengah malam, misi utama Anda adalah berusaha keluar dengan selamat.
Memainkan seorang siswa tingkat atas yang terjebak di sekolah di tengah malam, misi utama Anda adalah berusaha keluar dengan selamat.

Dikembangkan oleh studio developer asal Seoul Devespresso Games, The Coma akan meminta Anda berperan sebagai seorang siswa tingkat atas yang tertidur pulas setelah melewati masa ujian yang berat.  Namun ketika ia terbangun, ia justru menemukan dirinya terjebak di dalam gedung sekolah di tengah malam, dengan kondisi yang begitu sepi. Para teman dan guru yang ia kenal juga mulai berubah. Inti permainan akan berkisar pada usaha sang karakter utama ini keluar dari sekolah dan menyelamatkan diri. Anda tentu tidak bisa balik melawan, selain bersembunyi dan menghindari setiap ancaman yang ada.

The Coma sendiri baru lolos dari program Steam Greenlight dan rencananya akan dirilis pada Oktober 2015 mendatang. Tertarik?

Source: Siliconera

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…