Waspada Dengan Bug “Mematikan” MGS V: The Phantom Pain

Reading time:
September 9, 2015
MGS V TPP jagatplay part 1 (205)

Berapa banyak dari Anda yang saat ini masih terlibat dengan aksi Big Boss di Afghanistan dan Afrika? Salah satu nilai jual MGS V: The Phantom Pain memang waktu gameplay-nya yang begitu panjang. Kami sendiri menghabiskan waktu lebih dari 100 jam untuk menyelesaikan cerita dan semua misi sampingan yang ada. Beberapa dari Anda saat ini mungkin sudah melewati puluhan jam permainan dan terkesima dengan progress yang berjalan begitu lambat. Tenang saja, nikmati saja setiap momen yang ada. Walaupun demikian, Anda tetap harus waspada. Mengapa? Karena lewat akun Twitter resminya, Konami melemparkan peringatan soal bug yang bisa berujung menjadi mimpi buruk bagi Anda.

Konami Eropa memberikan peringatan bagi gamer untuk tidak menggunakan karakter Quiet sebagai Buddy untuk misi utama no. 29 dan 42. Walaupun tidak dijelaskan lebih mendetail apa yang terjadi di layar belakang, namun Konami memastikan bahwa hal ini bisa berujung pada save data yang corrupt, dan tentu saja – progress permainan Anda yang hilang begitu saja. Konami belum memastikan kapan patch untuk menangani masalah ini akan dirilis, namun solusinya satu-satunya saat ini hanyalah dengan tidak membawa Quiet ke kedua misi tersebut. Bug ini terjadi di semua platform – konsol last gen, current gen, dan juga PC.

Hati-hati, jangan membawa Quiet sebagai buddy untuk misi no.29 dan 42 jika Anda tidak ingin kehilangan save data Anda!
Hati-hati, jangan membawa Quiet sebagai buddy untuk misi no.29 dan 42 jika Anda tidak ingin kehilangan save data Anda!

Jadi untuk Anda yang sedang sibuk dengan Phantom Pain dan mungkin baru hendak mencapai misi yang dimaksud, pastikan Anda “melupakan” Quiet untuk sementara waktu dan memilih Buddy yang lain. Waspadalah! Waspadalah!

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…