Cyberpunk 2077 Jauh Lebih Besar dari The Witcher 3!

Reading time:
October 6, 2015
cyberpunk 2077

Jika membicarakan tentang game dengan universe yang besar, nama The Witcher 3 tentu masih segar dalam ingatan Anda. Tidak hanya menyita waktu hingga ratusan jam bagi gamer untuk menjelajahi seluruhnya, quest-quest di The Witcher 3 juga sangat variatif dan memiliki keunikannya masing-masing.

Semua yang ditawarkan The Witcher 3 pun mendapat banyak pujian. Selain review yang luar biasa positif dari para gamer dan website gaming di seluruh dunia, penjualan game ini juga terbilang memuaskan dan sempat menjadi merajai chart di Inggris sebelum Batman Arkham Knight hadir.

Yang menarik, ternyata apa yang dicapai CD Projekt Red di game tersebut belum membuat mereka puas. Developer asal Polandia itu kini sedang sibuk menggarap Cyberpunk 2077, yang menurut mereka, akan jauh lebih besar dibanding The Witcher 3!

CD Projekt mengklaim bahwa Cyberpunk 2077 akan jauh lebih besar daripada The Witcher 3!
CD Projekt mengklaim bahwa Cyberpunk 2077 akan jauh lebih besar daripada The Witcher 3!

“Cyberpunk jauh lebih besar dari apapun yang pernah dibuat oleh CD Projekt Red sebelumnya. Sangat jauh lebih besar. Kami benar-benar masuk ke dalam konteks yang tidak kami ketahui tentang kompleksitas, ukuran, dan masalah yang kami hadapi,” ujar Jose Teixeira dari CD Projekt.

Teixeira menyebutkan bahwa The Witcher 3 punya peran besar dalam menghadirkan formula yang tepat untuk mengembangkan Cyberpunk 2077. “Jika apapun yang kami dapat ketika mengerjakan The Witcher 3 merupakan pengalaman belajar yang sangat baik dan brutal, Cyberpunk akan mendapat keuntungan dari itu. Aku bisa jamin,” tambahnya.

Sayangnya meski game RPG bertema Sci-Fi itu sudah diumumkan sejak tahun 2012 lalu, Teixera tetap belum bisa memberi bocoran kapan Cyberpunk 2077 akan dirilis ke pasaran. “Judul game-nya adalah Cyberpunk 2077, dan kami selalu menyebutkan bahwa tanggal rilisnya adalah tahun 2077,” tutupnya sembari bercanda. Bagaimana menurut Anda?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…