Review Pro Evolution Soccer 2016: Kembali ke Era Kejayaan!

Reading time:
October 2, 2015
Pro Evolution Soccer 2016_20150921225355

Sejak Konami memutuskan untuk menggunakan Fox Engine di Pro Evolution Soccer 2015 versi current-gen, game simulasi sepak bola yang sempat ‘sedikit’ tertinggal dari pesaing utamanya ini seolah kembali berada di jalur yang benar dan level yang sejajar. Ya, Fox Engine memang membuat PES 2015 tampil memukau. Kami pun sempat kebingungan untuk memutuskan siapa pemenang GameFight: PES 2015 vs FIFA 15 tahun lalu.

Pertanyaannya sekarang adalah, apa lagi yang akan ditawarkan Konami di PES 2016? Anda yang mengaku fans berat game ini pastinya punya ekspektasi tinggi. Meskipun Konami belakangan sedang diterpa kabar yang kurang menyenangkan, perusahaan asal Jepang itu selalu memposisikan PES sebagai franchise andalannya, yang artinya, mereka tidak ingin gamer kecewa.

Optimalisasi Fox Engine

Pro Evolution Soccer 2016_20150922002837
Perlu diketahui bahwa kami memainkan PES 2016 versi PS4

Engine milik Konami ini memang memiliki peran besar dalam menghadirkan tidak hanya kualitas visual yang luar biasa, namun juga gameplay yang lebih baik. Jika Anda memainkan PES sebelumnya di konsol current-gen, mungkin sekilas tidak akan melihat peningkatan yang signifikan di PES 2016. Konami bisa dibilang hanya menyempurnakan apa yang sudah mereka sajikan dengan sangat-sangat baik di PES 2015.

Wajah pemain, terutama pemain bintang, terlihat begitu realistis. Ekspresi mereka tidak kaku. Stadion, rumput, serta elemen-elemen lainnya yang biasa ditemui di sebuah pertandingan sepak bola internasional bisa dilihat di sini. Semuanya dibalut dengan tekstur yang tajam (termasuk tekstur penonton), efek pencahayaan dan bayangan yang sangat baik ketika bermain di siang dan malam hari, serta unsur-unsur sinematik yang ditambahkan pada highlight momen-momen seru.

Neymar tergolong salah satu bintang yang dibuat sangat mirip aslinya
Neymar tergolong salah satu bintang yang dibuat sangat mirip aslinya
Patrice Evra
Patrice Evra (Juventus)
Pro Evolution Soccer 2016_20150921231403
Gerakan pemain dibuat semakin halus dan realistis

PES 2016 juga tampil dengan efek physics dan animasi yang menawan. Cutscene ketika pemain memasuki stadion maupun yang berdurasi pendek yang disisipkan di tengah-tengah pertandingan terlihat luar biasa. Secara gameplay, Anda akan melihat gerakan yang sangat halus, natural, dan realistis dari para pemain ketika menggiring bola, beradu fisik / berebut bola dengan lawan, melakukan tackle, serta interaksi dengan bola yang lebih dinamis. Variasi gerakan pemain juga semakin banyak, termasuk untuk penjaga gawang.

Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225221
Sudut pandang kamera baru yang disebut Dynamic Wide, dimana kamera akan otomatis zoom-in dan zoom-out tergantung posisi bola

Dribbling dan passing menjadi lebih responsif, khususnya jika menggunakan pemain yang memang hebat dalam dua hal tersebut. Ini akan semakin membantu gamer untuk mengendalikan setiap pemain. Kontrol yang mudah dan cepat dipahami oleh gamer tetap dipertahankan oleh Konami. Di PS4, Anda cukup menahan tombol X ketika bertahan untuk membuat bek Anda mendekati lawan dan kemudian secara otomatis melakukan tackle ringan dan merebut bola.

Efek physics yang telah disempurnakan
Efek physics yang telah disempurnakan

Tak lupa kami singgung soal Goal Keeper ID. Ini adalah sistem di PES 2016 dimana Konami menambahkan personality yang berbeda-beda untuk masing-masing penjaga gawang. Ada beberapa parameter yang dihadirkan, yakni Catching, Clearance, dan yang lainnya. Semua itu akan berpengaruh kepada gaya bermain dan skill seorang kiper.

Pro Evolution Soccer 2016_20151002104722
De Gea, salah satu kiper paling oke di PES 2016
De Gea juga memiliki skill khusus yang mungkin tidak dimiliki kiper lainnya
De Gea juga memiliki skill khusus yang mungkin tidak dimiliki kiper lainnya
Setting strategi tidak jauh berbeda
Setting strategi tidak jauh berbeda

Perpaduan di atas menjadikan siapa pun akan merasa nyaman dan fun ketika bertanding melawan teman atau komputer tanpa harus menguasai skill atau strategi yang rumit. Oiya, bicara soal strategi, secara garis besar menu-menu yang ditawarkan ketika Anda menyusun strategi sebelum bertanding kurang lebih masih serupa.

Kadang tackle seperti ini tak selalu berujung pelanggaran
Kadang tackle seperti ini tak selalu berujung pelanggaran

Namun kami beropini, selama memainkan PES 2016 kami merasa jarang sekali terjadi pelanggaran jika Anda tidak benar-benar melakukan tackle yang sangat keras. Punya pengalaman yang sama?

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

August 15, 2022 - 0

Review Digimon Survive: Seru Iya, Bosan Juga Iya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Digimon Survive? Mengapa kami menyebutnya…
July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…