Dead or Alive Xtreme 3 Tak Akan Tuju Pasar Barat

Reading time:
November 25, 2015
doax 3 high-res5

Memang bukan perkara mudah untuk menjual sebuah game dengan daya tarik sensualitas tinggi di pasar Barat, terutama Amerika Serikat. Negara adikuasa ini memang cukup terbuka dengan banyak ide, namun harus diakui, video game tetap tidak diperlakukan selayaknya produk kreatif seperti halnya film dan musik. Game-game dengan karakter wanita seksi biasanya akan mengundang komentar negatif dari kelompok “feminis”  yang melihatnya sebagai bentuk eksploitasi, terlepas dari fakta apakah mereka gamer ataupun bukan. Berita buruknya? Industri game, terutama dari Jepang, berakhir menurut seperti yang dilakukan Nintendo dengan Fatal Frame dan Xenoblade Chronicles X.  Namun Team Ninja, tak lagi mau dipusingkan dengan hal ini.

Berbeda dengan pernyataan mereka di masa lalu yang akan menyerahkan status Dead or Alive Xtreme 3 versi Barat pada permintaan fans, Team Ninja akhirnya hadir dengan keputusan yang lebih tegas. Mereka memastikan bahwa Dead or Alive Xtreme 3 tak akan dirilis untuk region tersebut dan sementara ini tak ada rencana untuk mengubah keputusan tersebut. Alasannya? Seperti yang bisa diprediksi, karena respon yang mereka dapatkan di masa lalu. Selama dua tahun terakhir ini, Team Ninja selalu dikritik karena “perlakuan” mereka terhadap karakter wanita yang ada, dan berpotensi memburuk dengan game yang satu ini. Oleh karena itu, mereka tak ingin lagi berhadapan dengan respon yang sama.

Berbeda dengan pernyataan ambigu mereka di masa lalu, Team Ninja kini tegas menyebut DOAX 3 tak lagi akan dirilis untuk region Barat.
Berbeda dengan pernyataan ambigu mereka di masa lalu, Team Ninja kini tegas menyebut DOAX 3 tak lagi akan dirilis untuk region Barat.

Untuk gamer di region Barat yang benar-benar ingin memainkan Dead or Alive Xtreme 3, Koei Tecmo menyarankan mereka untuk mengimpor sendiri game tersebut dari versi Asia yang tetap akan meluncur 25 Februari 2016 mendatang. Opsi ini dipandang sebagai yang terbaik karena versi Asia juga memuat bahasa Inggris di dalamnya.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menantikan kehadiran Dead or Alive Xtreme 3 untuk Playstation 4 dan PS Vita ini?

Membayangkan reaksi gamer Barat saat ini..
Membayangkan reaksi gamer Barat saat ini..
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…