Dev. Halo Jelaskan Alasan Desain “Telanjang” Cortana

Reading time:
November 2, 2015
cortana

Karakter wanita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari industri game. Terlepas dari beragam motivasi yang menjadi latar belakang eksistensinya, ia tetap harus diakui merupakan salah satu magnet daya tarik paling efektif untuk pasar yang memang masih didominasi oleh pria.  Maka Anda menemukan variasi nilai jual dari beragam game, dari yang sekedar menjual sensualitas hingga yang menyematkan kepribadian dan plot yang kuat untuknya. Namun tidak sedikit pula yang mengkombinasikan keduanya dengan baik. Salah satunya? Karakter “unik” pendukung yang selalu menemani aksi Master Chief di setiap seri Halo yang dirilis – Cortana.

AI wanita yang didominasi warna biru ini memang punya hubungan unik dengan sosok Master Chief. Di satu sisi, ia menyediakan beragam informasi yang dibutuhkan Chief untuk menyelesaikan misinya, namun di sisi lain, di skala yang lebih personal – ia menyediaka dukungan moral untuk memastikan sang Spartan ini tak pernah menyerah. Tidak mengherankan pula jika banyak yang menyimpulkannya sebagai “kekasih” Master Chief itu sendiri. Namun ada satu hal yang cukup menggelitik dari sosok Cortana. Berbeda dengan AI lain yang muncul di semesta Halo, ia satu-satunya AI yang secara jelas menjual sensualitas. Bentuk tubuh yang menggoda tanpa sehelai benang pakaian pun, 343 Industries akhirnya angkat bicara soal desain misterius ini.

Connor menjelaskan latar belakang cerita resmi untuk Cortana.
Connor menjelaskan latar belakang cerita resmi untuk Cortana.

Dalam wawancaranya dengan GamesRadar, Frank O’Connor akhirnya angkat bicara soal desain “telanjang” Cortana dan latar belakang cerita resmi yang mendasarinya. Connor menegaskan bahwa Cortana tidaklah benar-benar telanjang. Ia adalah sebuah AI. AI tak punya pakaian ataupun organ personal lainnya. Cortana memilih desain “seksi”nya dengan satu misi yang jelas – menarik dan menuntut perhatian dari lawan bicaranya. Desain ini akan melemahkan kondisi psikologis lawannya, dimana Cortana akan “menyerang” dengan sisi percakapan yang lebih solid dan akhirnya menang secara intelektual.

Maka dengan penjelasan dari Connor ini, desain “telanjang” Cortana kini resmi punya latar belakang cerita resminya sendiri. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah penjelasan Connor ini cukup untuk memuaskan rasa penasaran Anda soal sosok Cortana?

Source: GamesRadar

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…