Tim Pro DOTA 2 Indonesia Terlibat Skandal Pengaturan Skor

Reading time:
November 13, 2015
drow-ranger-keep-silence-wallpaper

Ini tentu saja menjadi berita yang cukup menyedihkan. Di tengah popularitas e-Sports yang memang tampaknya mulai jadi tren di Tanah Air, kita justru harus berhadapan dengan sebuah berita yang sayangnya, sama sekali tidak berkontribusi pada citra positif tersebut. Anda masih ingat dengan insiden “322” di DOTA 2? Siapa yang menyangka bahwa skandal ikonik juga terjadi di tim profesional DOTA 2 dari Indonesia.

Buat Anda yang tak familiar, “322” merupakan jumlah uang yang berhasil dikumpulkan oleh Alexei “Solo” Berezin ketika ia masih bermain di RoX tahun 2013 silam. Untuk mendapatkan ekstra uang lebih banyak, Solo kala itu bertaruh uang lewat situs judi DOTA 2 untuk kekalahan timnya sendiri dan berhasil mendapatkan uang sekitar USD 322. Walaupun Solo tak pernah berakhir mengambil uang tersebut, keterlibatannya akhirnya membuatnya ditendang dari RoX. Sejak itu angka “322” jadi punya arti khusus di DOTA 2.

Hal inilah yang sayangnya, terjadi dengan tim pro DOTA 2 Indonesia – Mahameru. Walaupun sempat vakum dan berganti roster, Mahameru tetaplah tim yang cukup disegani di scene e-Sports tanah air bersama dengan tim DOTA 2 raksasa lain seperti Prime dan RRQ, tentu saja. Namun sayangnya, alih-alih prestasi membanggakan, tim ini justru hadir dengan berita buruk. Mereka terlibat dalam skandal 322.

Alih-alih sesuatu yang membanggakan, tim pro DOTA 2 Indonesia - Mahameru justru tesangkut skandal pengaturan skor.
Alih-alih sesuatu yang membanggakan, tim pro DOTA 2 Indonesia – Mahameru justru tesangkut skandal pengaturan skor.

Dua pemain Mahameru – Spaceman dan Oclaire dituduh terlibat dalam skandal pengaturan skor dengan membuat taruhan untuk kekalahan timnya sendiri di joinDOTA League Asia Division 2.1. JoinDota langsung mendiskualifikasi Mahameru keluar dari kompetisi season ini. Sementara pemain yang terlibat dilarang ikut kompetisi selama satu tahun ke depan.

Peristiwa memalukan ini akhirnya memancing Owner sekaligus Manager dan Founder Mahameru sendiri – Irliansyah Wijanarko untuk melemparkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Mahameru tidak membantah apa yang sedang terjadi dan meminta maaf sebesar-besarnya. Sang owner sendiri mengaku kelalaiannya untuk mengawasi dan menjaga fungsi Mahameru di tanah air karena fisiknya yang kini berada di Perancis berkontribusi pada hal ini. Ia juga menyebut bahwa kebutuhan ekonomi bisa jadi alasan kuat dibalik insiden 322 Mahameru ini, apalagi mengingat bahwa dirinya sudah berhenti memberikan sponsor. Dalam kalimat yang ia tulis sendiri, “Mereka butuh uang untuk makan” tertera di post resmi Facebook Mahameru.

Sebagai konsekuensi dari aksi ini, Irli meutuskan untuk membubarkan roster Mahameru saat ini dan induk organisasinya juga resmi vakum. Apakah ia akan terus eksis atau tidak di masa depan akan sangat bergantung pada permintaan komunitas itu sendiri. What a shame..

Source:  Mahameru Facebook

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…