Review Bloodborne – The Old Hunters: Argggghhhhhh….!!!

Reading time:
November 27, 2015
Bloodborne The Old Hunters (56)

Bloodborne adalah salah satu game eksklusif terbaik Playstation 4 sejauh ini, sebuah pernyataan yang sama sekali tidak berlebihan jika dibandingkan dengan apa yang disuntikkan From Software ke dalam proyek action RPG ala Souls ini. Ia tak sekedar menawarkan tema, karakter, atau dunia baru untuk dijelajahi, tetapi juga keunikan di sisi mekanik gameplay yang cukup untuk “menjauhkannya” dari identitas seri Souls yang selama ini kita kenal. Ia lebih cepat, lebih dinamis, dengan timing serangan dan build karakter yang juga tak kalah menarik. Satu yang pasti, tingkat kesulitan tetap jadi sebuah daya tarik paling tinggi. Maka seperti seri-seri Souls pada umumnya pula, adalah dedikasi dan komitmen yang akan membawa Anda pada akhir cerita game ini dan bukan lagi sekedar bergantung pada koordinasi mata tangan yang solid. Dan kini, kesempatan untuk kembali ke Yharnam pun muncul.

Sebagian besar gamer yang sudah mencicipi Bloodborne, menyelesaikan atau justru menyerah di tengah jalan tampaknya setuju akan satu hal – bahwa ada justifikasi yang jelas dan kuat untuk menyuntikkan ekstra konten di dalamnya. Bahwa game ini akan tampil lebih luar biasa jika sebuah DLC / expansion pack ditambahkan, lengkap dengan garis cerita atau misteri untuk menjadi pondasi dari begitu banyak celah / ketiadaan plot yang jelas di game yang satu ini. Dan mimpi ini pun akhirnya terwujud. Seperti yang bisa diprediksi, From Software akhirnya memperkenalkan DLC pertama dan terakhir untuk Bloodborne berjudul “The Old Hunters”. Serangkaian trailer dan screenshot baru memperlihatkan tak hanya ragam musuh, tetapi juga senjata yang menggoda untuk dijajal. The Old Hunters tentu saja menggoda bagi gamer yang sudah merindukan kembali menjelajahi Yharnam.

Namun apa yang kami dapatkan? Sebuah sensasi yang cukup untuk membuat kami hendak berteriak keras di luar jendela dan melemparkan DualShock 4 ke sudut ruangan. Tak ada kata yang lebih tepat untuk menjelaskannya selain teriakan judul di atas. Anda pernah merasa bahwa penyiksaan itu adalah sebuah kenikmatan tersendiri? Itu yang ditawarkan Bloodborne. Yang ditawarkan The Old Hunters? Ketika penyiksaan ini dilemparkan berkali-kali lipat dan siap untuk membuat Anda gila. Masalahnya? Anda tak akan mau berhenti. Ini bukan game, ini candu.

Plot

Sama seperti Bloodborne sebelumnya, The Old Hunters tetap hadir dengan gaya penceritaan yang implisit.
Sama seperti Bloodborne sebelumnya, The Old Hunters tetap hadir dengan gaya penceritaan yang implisit.

Bloodborne: The Old Hunters sendiri masih mengusung gaya penceritaan khas game dasarnya, atau semua proyek seri Souls dari From Software selama ini. Anda akan bertemu dengan beberapa cut-scene terpisah, namun tidak akan ada yang secara eksplisit menjelaskan kepada Anda apa yang sebenarnya terjadi, siapa Anda, mengapa Anda berada di sana, dan siapa pula setiap musuh yang menghadang dengan sikap jelas bahwa Anda adalah nyawa lain yang harus dihilangkan secepatnya.  The Old Hunters membawa misteri ini lebih jauh. Anda kini berada di sebuah versi Yharnam yang berbeda, sebuah lokasi yang disebut sebagai Hunter’s Nightmare.

Satu-satunya kunci untuk memahami cerita yang ada dan siapa saja karakter yang Anda temui masih bergantung pada kemampuan Anda untuk meracik dan merangkai setiap clue yang Anda dapatkan dari percakapan singkat atau deskripsi item kunci yang Anda temukan. Satu yang pasti, Old Hunters membawa misteri Bloodborne ke level yang baru. Anda akan bertemu dengan banyak karakter “ikonik” yang selama ini hanya Anda kenal lewat item di versi dasarnya, seperti Ludwig dan Laurence, misalnya.

Anda akan bertemu dengan karakter-karakter yang selama ini hanya Anda tahu namanya lewat nama item / senjata.
Anda akan bertemu dengan karakter-karakter yang selama ini hanya Anda tahu namanya lewat nama item / senjata.
Ia menjawab beberapa misteri namun membuat spekulasi akan sisi cerita yang lain kian dalam.
Ia menjawab beberapa misteri namun membuat spekulasi akan sisi cerita yang lain kian dalam.

Sekilas pandang, The Old Hunters bukanlah sebuah cerita prekuel atau sejenisnya yang membawa Anda ke Yharnam di masa lalu. The Hunter’s Nightmare sendiri dipercaya merupakan sebuah dunia yang muncul sebagai “rumah” untuk para Hunters yang telah mengkonsumsi darah, elemen utama cerita Bloodborne, dalam jumlah eksesif. Tema utama ceritanya sendiri masih berkisar soal The Great One dan tentu saja organisasi yang menjadikan darah sebagai sumber kekuatan – Healing Church.

Ada banyak kejutan di sini yang mungkin jadi jawaban untuk apa yang Anda cari dari versi dasarnya. Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di Hunter’s Nightmare? Musuh seperti apa saja yang harus Anda hadapi? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda!

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…