FNaF World Dapatkan Kritik Pedas

Author
David Novan
Reading time:
January 22, 2016
fnaf world

Kalau sesuatu tidak rusak, jangan diperbaiki. Hal ini terbukti dengan adaptasi game terbaru dari seri game horor Five Nights at Freddy’s atau FNaF yang disulap menjadi RPG. Berjudul FNaF World, game ini meninggalkan kelebihan utama yang membuatnya begitu terkenal di kalangan gamer pecinta horor dan banting setir ke game bukan horor. Seakan belum cukup mengecewakan, game tersebut ternyata dibuat dengan sangat buruk. Fakta tersebut membuatnya menuai begitu banyak kritik pedas hingga bisa digolongkan ke dalam kejam dari gamer yang telah membeli game serta fansnya.

Beragam ulasan negatif mengenai game ini terus bermunculan dari gamer yang telah memainkannya. Hanya dengan melihat review yang dibuat oleh gamer yang telah memainkannya di Steam saja telihat begitu banyaknya sistem yang rusak dalam game tersebut. Tanpa menghitung perubahan tema dan seakan game ini hanya bertujuan untuk dengan mudahnya memerah uang dari fans seri game horor tersebut, banyak reviewer yang mengeluhkan dangkalnya sistem battle dan gameplay secara keseluruhan.

Rilis FNAF World di Steam disambut dengan gelombang review negatif yang melihatnya sebagai produk setengah jadi yang hanya didesain untuk memerah uang dari frachise populer horor ini.
Rilis FNAF World di Steam disambut dengan gelombang review negatif yang melihatnya sebagai produk setengah jadi yang hanya didesain untuk memerah uang dari frachise populer horor ini.

Faktor lain yang mengecewakan fans adalah rendahnya kualitas grafisnya, bahkan ketika dibandingkan oleh game lain dengan harga sama. Minimnya keterangan gameplay serta miskinnya plot cerita juga menjadi keluhan terbesar yang dilontarkan pemainnya. Game ini juga memiliki banyak bug yang pada satu saat menjadi sangat mengesalkan, begitu juga dengan crash dan glitch yang ditemui dalam permainan. Secara keseluruhan, tampaknya FNaF World dianggap oleh pemain dan fans seri gamenya sebagai contoh terbaik untuk game mengecewakan yang membonceng ketenaran, demi mendapatkan uang mudah.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…