DOAX 3 Unjuk Si Seksi Berusia 1.000 Tahun!

Reading time:
February 29, 2016

Logika dan franchise game fighting memang dua konsep yang sulit untuk berada di satu kalimat yang sama. Dengan motivasi dan latar belakang tiap karakter yang berbeda satu sama lain dan kebutuhan si developer untuk terus menyuntikkan karakter baru di dalamnya untuk memperkaya plot yang ada, ia terkadang hadir dengan cerita karakter yang bahkan sulit disandingkan dengan karakter lain yang ada. Namun bukan berarti developer tak punya hak untuk melakukan hal itu, apalagi jika ia dipresentasikan dengan desain visual karakter yang pantas untuk diacungi jempol. Jadi salah satu karakter “baru” yang populer cepat, hal inilah yang terjadi dengan karakter wanita Dead or Alive – Nyotengu.

Dan seperti yang bisa diprediksi, popularitasnya langsung menjadikannya sebagai salah satu karakter yang “sepak terjangnya” cukup dinantikan di Dead or Alive Xtreme 3. Setelah memperlihatkan kemolekan tubuh Hitomi, Momiji, Helena, dan Marie Rose sebelumnya, kini giliran si siluman berumur 1018 tahun ini yang jadi fokus. Usianya ternyata tak berpengaruh sama sekali dengan keindahan tubuh Nyotengu, apalagi dengan implementasi engine Soft 2.0 yang jadi basis Koei Temco untuk mengembangkan DOAX 3 ini. Nyotengu terlihat sangat menawan.

Nyotengu DOAX 3 (1) Nyotengu DOAX 3 (11) Nyotengu DOAX 3 (10) Nyotengu DOAX 3 (9) Nyotengu DOAX 3 (8) Nyotengu DOAX 3 (7) Nyotengu DOAX 3 (6) Nyotengu DOAX 3 (4) Nyotengu DOAX 3 (3) Nyotengu DOAX 3 (2)

Dead or Alive Xtreme 3 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 24 Maret 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan PS Vita. Bagaimana reaksi kami melihat sosok Nyotengu di DOAX 3 ini? Mengikuti pepatah zaman dulu, cinta memang tak mengenal usia.. #halah

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…