Hollywood: Nintendo Harusnya Masuk ke Industri Film

Reading time:
February 24, 2016
zelda wii u

Siapa yang tak pernah mendengar nama Nintendo sebelumnya, terlepas apakah mereka seorang gamer atau tidak. Beberapa mungkin hanya mengenalnya sebagai produsen konsol “jadul” yang sempat terkenal lewat game seperti Mario dan Metroid, namun tak sedikit juga yang mengikuti perkembangannya ketika mulai masuk ke pasar handheld dan persaingan konsol yang terus menawarkan daya tarik unik di dalamnya. Salah satu kekuatan utama Nintendo? Ia diperkuat dengan banyak franchise eksklusif yang sebenarnya sangat potensial untuk dieksploitasi, tak hanya di produk mereka saja, tetapi juga untuk beragam media hiburan yang lain. Bagi Adrian Askarieh – salah satu eksekutif Hollywood ternama – Nintendo seharusnya mulai mempertimbangkan masuk ke industri film.

Hal inilah yang dikemukakan dalam wawancara terbarunya dengan Polygon. Askarieh berpendapat bahwa Nintendo seharusnya mulai menabrak batas platformnya saat ini. Popularitasnya yang begitu kuat tak hanya di kalangan anak-anak, tetapi juga orang dewasa membuat resiko untuk menempuh langkah seperti yang dilakukan Disney dengan Marvel akan terbayar manis. Askarieh menyebut bahwa Nintendo punya banyak produk yang sudah melekat dengan hidup kita, membuat aksi untuk tidak mengeksploitasinya jadi sesuatu yang sangat disayangkan. Semakin ikonik karakternya, semakin baik pula film yang bisa mereka hasilkan.

Banyak eksekusif Hollywood merasa bahwa Nintendo harusnya mengambil resiko untuk masuk ke industri film, apalagi dengan popularitas franchise mereka.
Banyak eksekusif Hollywood merasa bahwa Nintendo harusnya mengambil resiko untuk masuk ke industri film, apalagi dengan popularitas franchise mereka.

Hal yang sama juga sempat dikemukakan oleh Roy Lee – producer Lego Movie di sesi bicaranya pada ajang DICE Summit pertengahan Februari 2016 yang lalu. Sama seperti Askarieh, ia juga menyebut bahwa game-game Nintendo seperti Zelda dan Mario berserta dengan semesta ceritanya sebenarnya adalah komponen yang luar biasa untuk menciptakan film yang serupa seperti Lego Movie. Sayangnya, ia tak punya hak untuk mengeksekusi hal tersebut, sesuatu yang juga sangat ia impikan.

Nintendo saat ini memang belum tertarik untuk menjadikan industri film sebagai fokus yang serius, terlepas dari fakta bahwa beberapa karakter mereka seperti Bowser dari Mario, sempat masuk ke film Wreck-it Ralph dari Pixar.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang setuju dengan pernyataan dua orang yang cukup penting di Hollywood ini? Jika iya, franchise Nintendo apa yang paling Anda inginkan lihat proses adaptasinya di masa depan?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…