Razer Berbicara Mengenai Pentingnya Komunitas Indonesia

Author
David Novan
Reading time:
February 27, 2016
001

Nama Razer di telinga gamer adalah sesuatu yang begitu familiar. Saking akrabnya sampai bisa jadi sama seperti ketika menyebutkan nama game favorit. Keberadaan Razer sebagai produk perangkat gaming kelas premium memang begitu dikenal oleh gamer, bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Berkat tingginya kualitas perangkatnya serta kemampuan produsen tersebut dalam menjaganya, maka Razer bisa terus mempertahankan posisinya sebagai perangkat gaming yang diidamkan oleh gamer. Namun, semua itu bisa terwujud berkat peranan komunitas atau fans Razer, seperti yang terungkap dalam wawancara pada Jumat lalu.

Melalui wawancara JagatPlay bersama Goh Hung Wei, Global Community Manager Razer pada Jumat 26 Februari lalu, terungkap bahwa komunitas memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan di Razer. Setelah menyempatkan diri untuk berbicara akrab setelah menjadi pembicara pada Social Media Week di Senayan City, Jakarta, Wei menunjukkan apresiasinya yang begitu besar terhadap antusias fans dan bagaimana itu bisa menjadi pendorong Razer untuk terus maju.

Sebagai seorang gamer hardcore, Wei begitu mengerti apa yang dibutuhkan oleh komunitas gamer dan pentingnya memperhatikan apa yang diinginkan fans. Bahkan, Wei sendiri mengatakan ia memiliki ratusan game di Steam dan mampu menamatkan hingga seratus game dalam setahun. Menurut Wei, menjadi gamer hardcore adalah keharusan dalam Razer, karena motto perusahaan “For Gamers, By Gamers.” Ia menegaskan suara yang diberikan oleh 7 juta fans Razer di seluruh dunia, dengan 300 ribu di antaranya adalah suara fans dari tanah air, mampu mengubah keputusan perusahaan dalam menghasilkan produknya, bahkan ketika perubahan itu tidak menguntungkan sekalipun.

 

003 005 004

Pada kesempatan yang sama, Wei juga menunjukkan beberapa perangkat Razer yang diidamkan oleh gamer. Razer Blade, notebook gaming yang biasa digunakan Wei untuk bermain di tengah jadwal padatnya, bahkan ketika ia berada di pesawat atau luar negeri, membuat kami penasaran dan ingin memainkannya pada PlayTest! Perangkat menarik lainnya adalah Razer Leviathan, speaker bluetooth yang mobile dan berkemampuan luar biasa. Rasanya bermain di mana saja dengan suara menggelegar sudah bukan masalah lagi dengan bantuan Leviathan.

006 007

Namun, perangkat yang paling menarik perhatian adalah Razer Nabu, smartwatch dengan bentuk yang sporty. Menurut Wei, Nabu adalah jam tangan dengan fitur “Smart.”  Itu sebabnya Nabu memiliki waktu hidup baterai hingga setahun, dan baterai terpisah untuk layar digitalnya bisa bertahan sampai 7 hari. Wei juga menegaskan Nabu adalah perangkat untuk gamer, sebab gamer di zaman ini bukan lagi manusia yang hidup sepanjang hari di dalam kamar, mereka memiliki hidup di luar gaming tetapi butuh perangkat praktis menghubungkannya dengan komunitas gaming mereka.

Mengenai kapan Nabu akan hadir di Indonesia, Wei mengatakan perangkat itu akan segera hadir di tanah air. Meskipun ia belum bisa mengatakan tanggal pastinya, tetapi rilisnya akan berada pada jangka waktu 3 bulan ke depan. Sedangkan untuk hadirnya Razer Store di Indonesia, Wei juga mengatakan ada kemungkinan positif hal itu akan terwujud. Namun, ia juga tidak dapat memberikan kepastiannya.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…