Ubisoft: Absennya Game Untungkan Film Assassin’s Creed

Reading time:
February 15, 2016
fassbender assassins creed

Sebuah kejutan tentu saja, bahwa setelah “memaksakan diri” terlepas dari ragam kritik yang terus mengemuka untuk terus menelurkan satu seri baru utama Assassin’s Creed setiap tahun, Ubisoft akhirnya menahan diri di tahun 2016. Pengumuman yang disampaikan beberapa hari yang lalu ini tentu membuat banyak gamer terkejut, tetapi juga tertarik di saat yang sama. Rumor menyebutkan bahwa seri baru yang akan disebut “Empire” nantinya ini akan menjadikan Mesir sebagai setting utama, walaupun Ubisoft masih belum menelurkan informasi apapun terkait hal tersebut. Sebagai gantinya, kita akan berhadapan dengan sang film adaptasi yang memang sudah dikonfirmasikan meluncur akhir tahun ini.

Ubisoft sendiri secara terbuka menyebut bahwa absennya game Assassin’s Creed utama di tahun 2016 memberikan beberapa keuntungan tersendiri. Tak hanya jaminan kualitas untuk memastikan kasus Unity tak lagi terulang, ia juga membuat Assassin’s Creed versi Film punya lebih banyak ruang untuk mempromosikan dirinya sendiri. Hal ini meluncur dari mulut Yves Guillemot – sang CEO Ubisoft sendiri. Ia menyebut bahwa para pekerja film adaptasi ini justru bergembira mendengar berita tersebut, karena mereka punya satu tahun penuh untuk meluncurkan kampanye marketing mereka. Absennya game membuat mereka merasa mampu melakukan tugas lebih baik.

CEO Ubisoft menyebut bahwa pekerja film adaptasi Assassin's Creed justru senang mendengar berita absennya sang seri game utama di tahun ini.
CEO Ubisoft menyebut bahwa pekerja film adaptasi Assassin’s Creed justru senang mendengar berita absennya sang seri game utama di tahun ini.

Di kesempatan yang sama, dengan casting yang kuat dan kemampuan 20th Century Fox sebagai distributor, Guillemot juga yakin bahwa proyek ini akan mampu berakhir jadi salah satu film blockbuster terbesar di tahun ini. Film Assassin’s Creed sendiri rencananya akan meluncur pada 21 Desember 2016 mendatang dengan Michael Fassbender sebagai aktor yang memerankan karakter utama.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tertarik untuk mengantisipasi kehadiran film adaptasi ini nantinya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…