Review Street Fighter V: Lebih Baik Bersabar!

Reading time:
February 23, 2016

Seperti Game yang Tak Selesai

Terasa seperti game yang tak selesai? Sayangnya, iya.
Terasa seperti game yang tak selesai? Sayangnya, iya.

Jika hampir semua elemen yang ia eksekusi berakhir manis seperti yang kami sebut di atas, lantas mengapa kami memberikan sub judul “Lebih Baik Bersabar” untuk artikel review yang satu ini? Street Fighter V mungkin bersinar di sisi gameplay, namun untuk konten dan fitur yang ia tawarkan, sayangnya tak semenggoda yang dibayangkan. Untuk harga yang Anda bayar, Anda memang seperti berhadapan dengan sebuah game yang dirilis tak rampung dan tergesa-gesa ke pasaran.

Ini memang bukan sebuah “penipuan”, karena Capcom secara terbuka menjelaskan bahwa mereka akan melemparkan lebih banyak fitur dan konten di masa depan, secara berkala. Namun kami pribadi, dan seperti banyaknya gamer di seluruh dunia, tampaknya tak menyangka bahwa konten yang diusung di rilis awal akan berakhir seminim seperti ini. Anda dan kami tak akan pernah membayangkan bahwa Character Story Mode ternyata bisa diselesaikan hanya dalam 1-2 jam saja dengan mode Survival yang terasa repetitif dengan reward yang juga terasa tak sepadan. Satu-satunya daya tariknya saat ini hanyalah mode online, yang bagi gamer dengan koneksi internet tak stabil, membuatnya hampir tak punya nilai jual sama sekali. Anda diminta untuk bersabar. Masalahnya? Kita tak yakin kita punya kesabaran yang diminta Capcom.

“Wah, kostum Cammy-nya keren parah, cari di Shop ahh….”
“Shop available on March..” FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF…….

Bayangkan betapa menyebalkannya ketika melihat, mengetahui, dan dipaksa untuk mengerti bahwa game yang Anda bayar dan ingin Anda nikmati sekarang ini baru akan optimal dalam beberapa bulan ke depan. Rasa frustrasi ini bahkan menyangkut sebuah fitur yang seharusnya jadi daya tarik utama – Shop. Setelah digoda dengan begitu banyak alternatif kostum di Character Story Mode, termasuk pakaian polisi Chun-Li dan militer Cammy, Anda harus menemukan bahwa Anda saat ini, tak akan bisa membeli dan menggunakan kostum-kostum ini di mode online dengan mata uang virtual yang Anda dapatkan. Alasannya? Sederhana, karena Capcom masih belum membuka fitur “Shop” sama sekali. Membuat perjuangan Anda untuk mendapatkan mata uang virtual yang diklaim bisa digunakan untuk membeli ekstra karakter di masa depan, terasa tak punya nilai sama sekali. Anda dipaksa bersabar lagi satu bulan, untuk setidaknya menemukan motivasi baru untuk kembali ke game fighting yang satu ini.

Maka kasus seperti ini hampir terjadi di semua elemen Street Fighter V. Character Story Mode terlalu pendek dan tak memuaskan? Anda diminta untuk menunggu Story Mode sesungguhnya ala Mortal Kombat X yang akan dirilis Juni 2016 mendatang. Anda tak puas dengan jumlah karakter yang “hanya” 16 saja saat ini? Anda diminta untuk menunggu hingga lebih banyak karakter baru disuntikkan secara berkala di bulan-bulan ke depan. Anda tak puas dengan level yang juga sama sedikitnya? Silakan tunggu. Anda merasa mode terlalu sedikit? Silakan tunggu. Anda merasa Anda ingin menikmati Street Fighter V saat ini juga? Silakan tunggu. Intinya? Silakan tunggu.

Semua elemen yang seharusnya membuat Street Fighter V tampil lebih memukau berakhir jadi konten yang harus Anda tunggu.
Semua elemen yang seharusnya membuat Street Fighter V tampil lebih memukau berakhir jadi konten yang harus Anda tunggu.

Dengan mekanisme seperti, sesuatu yang sangat bisa dimengerti untuk melihat apa yang dilakukan Capcom seperti merilis sebuah game yang tak rampung atau seperti sebuah game Early Access, yang tentu saja mengecewakan. Hal ini mungkin tak akan jadi sumber kritikan jika mereka sudah membangun fitur dasar yang solid dan cukup beragam,  namun untuk saat ini, sesuatu yang gagal mereka capai. Pertanyaannya kini hanya satu, mengapa Anda harus membeli game ini sekarang jika ia baru optimal di bulan Juni 2016 mendatang, misalnya? Alasan yang gagal diberikan Capcom.

Kesimpulan

Street Fighter V jagatplay part 2 (23)
Apakah Street Fighter V pantas untuk dimiliki? Iya, karena di sisi gameplay, ia adalah sebuah game fighting yang fantastis. Namun kami menyarankan Anda untuk bersabar dan menahan diri untuk membelinya, setidaknya hingga mode Story Mode sesungguhnya dirilis di Juni 2016 mendatang.

Street Fighter V adalah sebuah game fighting yang solid dari Capcom, sebuah kenyataan yang sulit untuk diabaikan begitu saja. Sesuatu yang bahkan terhitung luar biasa mengingat bahwa Capcom bahkan masih bisa menawarkan sesuatu yang baru dari sisi desain dan gameplay untuk sebuah franchise yang sudah berusia lebih dari puluhan tahun lamanya. Pendekatan visual yang lebih baik berkat implementasi engine yang lebih modern, sistem “V” yang ternyata mampu mengubah cara gameplay bekerja, balancing yang cukup ekstrim di beberapa karakter, hingga perhatian pada mode online yang secara konsisten dibenahi. Namun sayangnya, Street Fighter V berakhir jadi proyek yang sekedar “potensial” , setidaknya saat review ini ditulis karena limitasi konten yang mereka suntikkan

Capcom memang sudah mengkomunikasikannya, namun tak ada gamer yang akan menyangka bahwa konten yang mereka tawarkan di sebuah game yang dijual penuh ternyata akan berakhir begitu terbatas dan hanya mengandalkan mode online setidaknya hingga mereka siap untuk melemparkan lebih banyak konten di masa depan. Ini mungkin jadi satu-satunya keluhan kami. Jika harus berbicara soal pendapat pribadi, kami rasa akan lebih menarik jika Capcom merilis game ini di tengah tahun ketika semu fitur sudah tersedia, alih-alih melepasnya secara terpisah seperti sebuah game Early Access seperti ini. Sebuah komplain yang sering Anda temukan di dunia maya, dan berakhir menjadi sesuatu yang sangat kami mengerti. Character Story Mode berdurasi 2 jam dan Shop yang belum tersedia? God..

Apakah Street Fighter V pantas untuk dimiliki? Iya, karena di sisi gameplay, ia adalah sebuah game fighting yang fantastis. Namun kami menyarankan Anda untuk bersabar dan menahan diri untuk membelinya, setidaknya hingga mode Story Mode sesungguhnya dirilis di Juni 2016 mendatang. Karena untuk sementara ini, yang tersisa di Street Fighter V hanyalah “potensi” apa yang bisa ia tawarkan namun gagal ia tawarkan secara nyata. Sesuatu yang cukup disayangkan.

Kelebihan

Bonitaaa... ~~~~~
Bonitaaa… ~~~~~
  • Desain stage yang keren
  • Animasi gerakan lebih halus
  • Gameplay terasa “baru”, bahkan untuk yang veteran
  • Mekanik baru yang membuatnya unik
  • Karakter baru yang mudah untuk membuat Anda jatuh hati

Kekurangan

Character Story Mode yang mengecewakan.
Character Story Mode yang mengecewakan.
  • Character Story Mode yang memble
  • Banyak fitur yang terkunci hingga setidaknya beberapa bulan ke depan
  • Mode online yang masih menyisakan masalah teknis

Cocok untuk gamer: pencinta genre fighting yang kompleks, penggemar Street Fighter

Tidak cocok untuk gamer: tak punya koneksi internet stabil / tak suka bertarung online, yang lebih senang dengan kesederhanaan gameplay ala NSUNS 4, misalnya.

 

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…