Review Street Fighter V: Lebih Baik Bersabar!
Seperti Game yang Tak Selesai

Jika hampir semua elemen yang ia eksekusi berakhir manis seperti yang kami sebut di atas, lantas mengapa kami memberikan sub judul “Lebih Baik Bersabar” untuk artikel review yang satu ini? Street Fighter V mungkin bersinar di sisi gameplay, namun untuk konten dan fitur yang ia tawarkan, sayangnya tak semenggoda yang dibayangkan. Untuk harga yang Anda bayar, Anda memang seperti berhadapan dengan sebuah game yang dirilis tak rampung dan tergesa-gesa ke pasaran.
Ini memang bukan sebuah “penipuan”, karena Capcom secara terbuka menjelaskan bahwa mereka akan melemparkan lebih banyak fitur dan konten di masa depan, secara berkala. Namun kami pribadi, dan seperti banyaknya gamer di seluruh dunia, tampaknya tak menyangka bahwa konten yang diusung di rilis awal akan berakhir seminim seperti ini. Anda dan kami tak akan pernah membayangkan bahwa Character Story Mode ternyata bisa diselesaikan hanya dalam 1-2 jam saja dengan mode Survival yang terasa repetitif dengan reward yang juga terasa tak sepadan. Satu-satunya daya tariknya saat ini hanyalah mode online, yang bagi gamer dengan koneksi internet tak stabil, membuatnya hampir tak punya nilai jual sama sekali. Anda diminta untuk bersabar. Masalahnya? Kita tak yakin kita punya kesabaran yang diminta Capcom.


Bayangkan betapa menyebalkannya ketika melihat, mengetahui, dan dipaksa untuk mengerti bahwa game yang Anda bayar dan ingin Anda nikmati sekarang ini baru akan optimal dalam beberapa bulan ke depan. Rasa frustrasi ini bahkan menyangkut sebuah fitur yang seharusnya jadi daya tarik utama – Shop. Setelah digoda dengan begitu banyak alternatif kostum di Character Story Mode, termasuk pakaian polisi Chun-Li dan militer Cammy, Anda harus menemukan bahwa Anda saat ini, tak akan bisa membeli dan menggunakan kostum-kostum ini di mode online dengan mata uang virtual yang Anda dapatkan. Alasannya? Sederhana, karena Capcom masih belum membuka fitur “Shop” sama sekali. Membuat perjuangan Anda untuk mendapatkan mata uang virtual yang diklaim bisa digunakan untuk membeli ekstra karakter di masa depan, terasa tak punya nilai sama sekali. Anda dipaksa bersabar lagi satu bulan, untuk setidaknya menemukan motivasi baru untuk kembali ke game fighting yang satu ini.
Maka kasus seperti ini hampir terjadi di semua elemen Street Fighter V. Character Story Mode terlalu pendek dan tak memuaskan? Anda diminta untuk menunggu Story Mode sesungguhnya ala Mortal Kombat X yang akan dirilis Juni 2016 mendatang. Anda tak puas dengan jumlah karakter yang “hanya” 16 saja saat ini? Anda diminta untuk menunggu hingga lebih banyak karakter baru disuntikkan secara berkala di bulan-bulan ke depan. Anda tak puas dengan level yang juga sama sedikitnya? Silakan tunggu. Anda merasa mode terlalu sedikit? Silakan tunggu. Anda merasa Anda ingin menikmati Street Fighter V saat ini juga? Silakan tunggu. Intinya? Silakan tunggu.

Dengan mekanisme seperti, sesuatu yang sangat bisa dimengerti untuk melihat apa yang dilakukan Capcom seperti merilis sebuah game yang tak rampung atau seperti sebuah game Early Access, yang tentu saja mengecewakan. Hal ini mungkin tak akan jadi sumber kritikan jika mereka sudah membangun fitur dasar yang solid dan cukup beragam, namun untuk saat ini, sesuatu yang gagal mereka capai. Pertanyaannya kini hanya satu, mengapa Anda harus membeli game ini sekarang jika ia baru optimal di bulan Juni 2016 mendatang, misalnya? Alasan yang gagal diberikan Capcom.
Kesimpulan

Street Fighter V adalah sebuah game fighting yang solid dari Capcom, sebuah kenyataan yang sulit untuk diabaikan begitu saja. Sesuatu yang bahkan terhitung luar biasa mengingat bahwa Capcom bahkan masih bisa menawarkan sesuatu yang baru dari sisi desain dan gameplay untuk sebuah franchise yang sudah berusia lebih dari puluhan tahun lamanya. Pendekatan visual yang lebih baik berkat implementasi engine yang lebih modern, sistem “V” yang ternyata mampu mengubah cara gameplay bekerja, balancing yang cukup ekstrim di beberapa karakter, hingga perhatian pada mode online yang secara konsisten dibenahi. Namun sayangnya, Street Fighter V berakhir jadi proyek yang sekedar “potensial” , setidaknya saat review ini ditulis karena limitasi konten yang mereka suntikkan
Capcom memang sudah mengkomunikasikannya, namun tak ada gamer yang akan menyangka bahwa konten yang mereka tawarkan di sebuah game yang dijual penuh ternyata akan berakhir begitu terbatas dan hanya mengandalkan mode online setidaknya hingga mereka siap untuk melemparkan lebih banyak konten di masa depan. Ini mungkin jadi satu-satunya keluhan kami. Jika harus berbicara soal pendapat pribadi, kami rasa akan lebih menarik jika Capcom merilis game ini di tengah tahun ketika semu fitur sudah tersedia, alih-alih melepasnya secara terpisah seperti sebuah game Early Access seperti ini. Sebuah komplain yang sering Anda temukan di dunia maya, dan berakhir menjadi sesuatu yang sangat kami mengerti. Character Story Mode berdurasi 2 jam dan Shop yang belum tersedia? God..
Apakah Street Fighter V pantas untuk dimiliki? Iya, karena di sisi gameplay, ia adalah sebuah game fighting yang fantastis. Namun kami menyarankan Anda untuk bersabar dan menahan diri untuk membelinya, setidaknya hingga mode Story Mode sesungguhnya dirilis di Juni 2016 mendatang. Karena untuk sementara ini, yang tersisa di Street Fighter V hanyalah “potensi” apa yang bisa ia tawarkan namun gagal ia tawarkan secara nyata. Sesuatu yang cukup disayangkan.
Kelebihan

- Desain stage yang keren
- Animasi gerakan lebih halus
- Gameplay terasa “baru”, bahkan untuk yang veteran
- Mekanik baru yang membuatnya unik
- Karakter baru yang mudah untuk membuat Anda jatuh hati
Kekurangan

- Character Story Mode yang memble
- Banyak fitur yang terkunci hingga setidaknya beberapa bulan ke depan
- Mode online yang masih menyisakan masalah teknis
Cocok untuk gamer: pencinta genre fighting yang kompleks, penggemar Street Fighter
Tidak cocok untuk gamer: tak punya koneksi internet stabil / tak suka bertarung online, yang lebih senang dengan kesederhanaan gameplay ala NSUNS 4, misalnya.










