Review Steelseries Siberia 150: Kualitas yang Terjangkau!

Author
David Novan
Reading time:
March 17, 2016
Siberia 150 menawarkan solusi perangkat suara gaming murah dengan kualitas premium
Siberia 150 menawarkan solusi perangkat suara gaming murah dengan kualitas premium

Suara. Bila dihitung dengan menggunakan skala 1 sampai 10, seberapa besar peranan suara dalam hidup Anda? Ketika berkomunikasi dengan manusia lain, suara adalah media untuk menyampaikan pesan dan maksud. Sedangkan untuk pecinta musik, suara adalah pembawa keindahan. Namun, gamer membawa suara ke dalam dimensi yang benar-benar berbeda; suara adalah penentu antara hidup dan mati. Bukan secara harfiah tentu saja, tetapi bagi gamer profesional, suara dalam game dapat menentukan menang dan kalah. Ketika menang berarti membawa hadiah uang dan kalah artinya tidak mendapat apapun kecuali rasa malu, maka itu sama pentingnya dengan hidup dan mati, setidaknya bagi gamer pro.

Bentuk Siberia 150 terkesan sederhana
Bentuk Siberia 150 terkesan sederhana

Itu sebabnya sangat penting untuk memiliki perangkat suara kelas atas bagi gamer, entah itu digunakan untuk bermain game secara santai atau serius di dalam kompetisi. Sebab, semakin tingginya teknologi yang digunakan dalam pembuatan game membuat komposisi suara di dalamnya menjadi semakin penting. Ketika soundtrack di dalam game dibuat dengan menggunakan orkestra lengkap yang biasanya hanya bisa terjadi pada konser, belum lagi biaya begitu besar yang harus Anda keluarkan untuk membeli tiket dan bisa mendengarkannya, maka menggunakan perangkat suara kacangan akan menjadi kerugian besar. Namun memiliki perangkat suara specialized, dalam hal ini adalah headphone gaming, yang mampu mereproduksi suara game dan musik dengan kualitas yang sama-sama tinggi sangat jarang ditemui.

Ukuran driver headphone Siberia 150 cukup besar untuk menutup seluruh telinga
Ukuran driver headphone Siberia 150 cukup besar untuk menutup seluruh telinga

Fakta tersebut sangat sulit diselesaikan oleh industri headphone gaming saat ini. Sebab, perangkat suara yang dikhususkan untuk gaming harus dituning sedemikian rupa supaya bisa menghasilkan suara yang akurat dan peka terhadap perubahan suara di lingkungan game. Biasanya, tuning tersebut merusak keharmonisan suara yang dihasilkan ketika mendengarkan musik. Namun, Steelseries memiliki solusinya dan semua itu dapat Anda temukan dalam Steelseries Siberia 150, ditemani oleh program driver Steelseries Engine 3!

Ringan dan Kuat

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kemampuan Siberia 150 dalam mereproduksi suara, kami rasa ada baiknya menilik lebih dekat bentuk luarnya terlebih dahulu. Rasanya bukan rahasia umum bahwa gamer sangat mengedepankan penampilan luar dari perangkat gaming mereka. Bukan hanya bentuknya, hiasan lampu juga mampu memberikan nilai plus yang besar. Karena hiasan dan kesan luar tersebut mampu memberikan kebanggaan bagi gamer yang menggunakannya, apalagi bila digunakan ketika terlibat dalam kompetisi besar.

Cahaya yang dihasilkan Siberia 150 pastinya akan menarik perhatian
Cahaya yang dihasilkan Siberia 150 pastinya akan menarik perhatian

Siberia 150 tentu saja tidak ketinggalan dalam hal penampilan. Bentuknya yang sederhana dan berwarna solid, dalam hal ini hitam, memang tidak terlalu “Wah” dan mengundang perhatian. Namun, lain masalah ketika ia digunakan di daerah bercahaya redup. Sebab ketika cahaya tidak dominan menerangi ruangan, cahaya lain yang mengundang perhatian dapat ditemukan pada bagian speaker headphone, tepatnya di posisi telinga. Lingkaran cahaya yang terang dan warnanya dapat Anda ubah sesuka hati dengan bantuan program driver dapat terlihat jelas!

Konsep lingkaran cahaya pada Siberia 150 memang terlihat simpel. Namun pada praktiknya, lingkaran cahaya tersebut memang mengundang perhatian. Cahaya yang dihasilkannya bahkan bisa diatur untuk terus menyala, warnanya terus berubah, atau merepresentasikan keadaan di dalam game! Semua itu dapat dilakukan dengan bantuan fitur Gamesense yang ada di dalam program driver Steelseries Engine 3. Driver tersebut dapat Anda download di website resmi Steelseries (steelseries.com/engine).

Siberia 150 menggunakan bahan plastik yang kuat dan ringan
Siberia 150 menggunakan bahan plastik yang kuat dan ringan

Bahan dari Siberia 150 sendiri tergolong biasa saja. Sebab, bahan utamanya dibuat dari plastik yang keras. Terkesan murahan? Bila dilihat dari harganya, yaitu sekitar 800 ribuan, maka bahan plastik yang digunakan untuk menekan biaya pembuatan eksternalnya dan berkonsentrasi pada kualitas suarnaya adalah wajar. Namun, bahan ini ternyata memiliki dua properti yang bisa menjadi kelebihannya, yaitu ringan dan kuat! Plastik tentu saja ringan, tetapi sekuat apa bahan yang biasanya dipandang sebelah mata oleh pengguna yang mengedepankan elegan tersebut?

Ekstension headband juga dibuat dari plastik
Ekstension headband juga dibuat dari plastik

Pada bungkusnya, Siberia 150 mengaku dibuat sekuat tank dan siap menghadapi bantingan. Fitur itu sebenarnya tidak menjadi perhatian kami ketika mencobanya. Mungkin bisa dibilang kami secara “tidak sengaja” mencoba kekuatan tahan bantingnya secara rutin. Kabel yang menghubungkan antara headphone ini dengan PC yang kami gunakan seringkali terjulur liar. Berkat posisi PC yang dekat dengan arus lalu lalang redaksi kami, kabel tersebut sering tersangkut di kaki redaksi yang sedang berjalan. Hasilnya, headphone ini terlempar ke lantai atau meja redaksi lain. Setelah terbanting keras sekalipun, Siberia 150 masih tetap memperdengarkan lagu dengan manis, seakan tidak ada apapun yang terjadi padanya! Frame headphone juga sama sekali tidak menunjukkan retak atau pecah sedikitpun! Ternyata headphone ini memang dibuat sekuat tank!

Lingkaran cahayanya dapat diatur pada program driver Steelseries Engine 3
Lingkaran cahayanya dapat diatur pada program driver Steelseries Engine 3
Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…