Bermasalah, Semua Game Sepakbola Hapus Satu Pemain

Reading time:
March 8, 2016

 

FIFA 16 Intros

Video game mungkin diciptakan dengan faktor kesenangan sebagai daya tarik utama. Walaupun demikian, bukan berarti mereka tak punya “standar” tersendiri yang hendak mereka capai atau bahkan pertahankan. Kita tak hanya berbicara soal kualitas, tetapi juga memastikan bahwa sudut pandang gamer yang muncul untuk setiap produk yang mereka hasilkan tetap positif.

Banyak strategi yang dilakukan, dari menawarkan game gratis di beberapa kesempatan, melemparkan diskon, terus berkomunikasi soal kebijakan yang akan ditempuh, hingga senantiasa melakukan update untuk performa yang lebih stabil. Salah satu cara yang lain? Memastikan tak ada satupun orang yang mereka usung, terlibat masalah pelik yang  jadi sorotan masyarakat.

Hal inilah yang terjadi dengan semua game sepakbola yang tersedia di pasaran saat ini – Football Manager dari Sports Interactive, FIFA dari EA, dan PES dari Konami. Walaupun ketiganya bersaing di pasaran untuk merebut hati gamer, ketiganya tampaknya punya satu kesamaan – memastikan bahwa nama satu pemain – Adam Johnson tak lagi termuat di produk mereka. FIFA, PES, dan FM memutuskan untuk menghapus nama pemain Sunderland yang satu ini setelah ia diketahui telah terlibat aktivitas seksual dengan anak di bawah umur. Sesuatu yang menurut mereka, esensial.

Bermasalah, tiga buah game sepakbola raksasa menghapus sosok Adam Johnson dari permainan.
Bermasalah, tiga buah game sepakbola raksasa menghapus sosok Adam Johnson dari permainan.

PES sudah menendang pemain ini keluar, FM 2016 sudah mencabutnya dari squad di update Maret, dan FIFA tengah berjuang keras untuk menendangnya dalam waktu dekat ini.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah tindakan yang dilakukan tiga game sepakbola ini adalah sesuatu yang seharusnya atau bisa dibilang berlebihan?

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…