Crytek Umumkan Engine Baru – CryEngine V

Reading time:
March 16, 2016

Salah satu engine terbaik untuk urusan visual, tak ada kalimat lagi yang lebih pantas untuk menjelaskan posisi CryEngine di industri game. Ketika pertama kali diimplementasikan, terutama ketika Crysis baru diperkenalkan kepada publik, ia bahkan cukup untuk menaklukkan PC terkuat sekalipun di kala itu. Namun sayangnya, ia tak bisa berbicara banyak ketika platform generasi saat ini mulai menemukan popularitasnya.

Sebagian besar game saat ini justru lebih mengandalkan Unreal Engine 4 dari Epic Games untuk membangun produk-produk andalan mereka, yang sejauh ini, memang terlihat fantastis. Namun apakah ini berarti Crytek sudah angkat tangan? Untungnya, tidak. Mereka akhirnya secara resmi mengumumkan varian engine mereka yang terbaru – CryEngine V.

CryEngine V akan mengadopsi sistem “Pay What You Want” sebagai model bisnis. Jadi tak seperti varian sebelumnya dimana developer harus membayar engine di muka, mereka kini bebas menggunakannya tanpa biaya dengan akses penuh untuk ragam aset yang ditawarkan CryEngine 5. Tak ada kewajiban untuk membayar royalti atau biaya lainnya. Sebagai gantinya, developer bisa memilih untuk memberikan kontribusi yang dananya nanti akan disalurkan untuk program Indie Development Fund, sebuah program yang dirancang Crytek untuk mendukung beragam proyek indie di seluruh dunia.

Crytek mengumumkan varian engine teranyar mereka - CryEngine V dengan model bisnis baru.
Crytek mengumumkan varian engine teranyar mereka – CryEngine V dengan model bisnis baru.

Sayangnya, Crytek sendiri masih belum memperlihatkan serealistis apa visual yang ditawarkan oleh CryEngine V ini. Satu yang pasti, ia diklaim dioptimalisasi untuk game-game berbasis Virtual Reality. Dengan model bisnis yang diusung Crytek seperti ini, maka hampir semua engine raksasa di industri game – Unreal Engine dan Unity kini terbuka untuk dimanfaatkan secara optimal oleh para developer tanpa biaya awal yang mencekik. Potensi semakin  besar untuk melihat lebih banyak game indie dengan visual memesona di masa depan.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…