Fans Buat Film Horror – P.T.

Reading time:
March 2, 2016

Pernahkah Anda membayangkan bahwa sebuah game yang tak selesai, sebuah proyek yang dikembangkan sekedar sebagai sebuah teaser ternyata cukup kuat untuk menjadi sumber inspirasi dan awal untuk tren sebuah game horror yang berbeda? Terlepas dari apakah ia memang diyakini akan mencapai hal tersebut atau tidak, namun hal inilah yang terjadi dengan proyek yang sempat digawangi trio Hideo Kojima , Del Toro, dan Norman Reedus di Playable Teaser, atau yang lebih dikenal sebagai P.T. Kemampuannya membangun atmosfer horror dengan setting yang terbilang sederhana ternyata diikuti oleh banyak proyek game horror yang dirilis secara penuh saat ini. Daya tarik yang bahkan cukup untuk membuat seorang fans membuat film untuknya.

Kemungkinan untuk melihat P.T. berakhir jadi proyek Silent Hills di bawah tangan Kojima memang sudah berada di titik mustahil, namun bukan berarti rasa cinta untuk proyek ini berhenti begitu saja, apalagi setelah sosoknya tak lagi bekerja di Konami. Salah satu user YoutubeOddest of the Odd membuktikan “rasa cintanya” dengan membuat sebuah film pendek berdurasi 13 menit yang memproyeksikan bagaimana jadinya P.T jika ia terjadi di dunia nyata. Ia menangkap hampir semua sekuens dan daya tarik yang membuat teaser ini begitu dikagumi, dari sosok Lisa yang misterius dan suara latar belakangnya yang cukup untuk membuat bulu kuduk Anda merinding.

Seorang fans meracik film pendek P.T. dengan semua daya tarik atmosfernya yang menyeramkan.
Seorang fans meracik film pendek P.T. dengan semua daya tarik atmosfernya yang menyeramkan.

Dalam pesannya, Oddest of the Odd ini sangat berharap agar video yang ia racik ini bisa dibagi para penontonnya hingga tiba di tangan Kojima, Del Toro, atau Reedus sebagai bukti keinginannya agar proyek yang berada di bawah bendera Konami ini bisa berlanjut. Holy..

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

March 15, 2023 - 0

Review Resident Evil Village (VR): Panik? Panik Lah!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Resident Evil Village dalam mode…
February 28, 2023 - 0

Wawancara dengan Naoki Yoshida (Final Fantasy XVI)!

Kami berkesempatan untuk mewawancarai otak Final Fantasy XVI - Naoki…
February 28, 2023 - 0

Impresi Final Fantasy XVI: Langsung Kandidat Game of the Year 2023!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Final Fantasy XVI? Mengapa kami…
February 24, 2023 - 0

Review Like a Dragon – Ishin: Drama Samurai yang Ramai!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Like a Dragon: Ishin? Lantas,…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…