Game Masa Depan Akan Membaca Emosi Anda!

Author
David Novan
Reading time:
March 3, 2016
affectiva

Industri game selalu mencoba mengeksplorasi keintiman dalam pengalaman bermain gamer. Semakin immersive atau merasa seperti terlibat langsung di dalam game, maka gamer akan semakin mencintai game tersebut. Itu sebabnya industri ini selalu mencari cara untuk meningkatkan level immersive, salah satunya adalah dengan mengubah cara pandang ketika bermain melalui teknologi Virtual Reality atau VR. Namun, bagaimana bila suatu saat nanti Anda bisa memainkan game yang dapat membaca dan mengerti perasaan serta emosi ketika bermain?

Ternyata, masa di mana Anda dapat bermain game yang mengerti emosi yang muncul ketika itu sudah tiba. Melalui software yang dikembangkan oleh Affectiva, perusahaan startup yang berasal dari kelompok manusia berotak brilian MIT Media Lab, membaca emosi melalui raut muka dan mengintegrasikannya ke dalam game telah menjadi kenyataan. Bayangkan betapa banyak pengalaman baru ketika bermain game yang bisa didapatkan bila permainan berubah tergantung dari emosi Anda saat itu!

“Pada dasarnya, game dirancang untuk membawa kita menuju perjalanan emosional, tetapi saat ini tidak merasakan dan beradaptasi terhadap emosi pemainnya,” menurut pernyataan di Affectiva website. Ditambahkan, “Teknologi analisis dan perasa emosi kami mengubah industri gaming, memberikan developer beragam alat untuk membuat game yang lebih immersive dan menyediakan kemampuan unik bagi gamer untuk mengendalikan gameplay sesuai emosi mereka.” Affectiva menggunakan software dan webcam untuk menganalisa raut muka secara real-time untuk mengetahui emosi pemain, untuk kemudian memberikan informasi yang dibutuhkan untuk diproses ke dalam game.

Teknologi terbaru akan membuat video game dapat membaca emosi Anda dan beradaptasi dengannya. Sebuah level interaksi yang futuristik.
Teknologi terbaru akan membuat video game dapat membaca emosi Anda dan beradaptasi dengannya. Sebuah level interaksi yang futuristik.

Contoh aplikasi ke dalam game yang telah dikembangkan saat ini adalah Nevermind, game psikologi thriller. Menurut informasi dari Boston Globe, game ini akan menjadi semakin sulit seiring dengan rasa takut dan kecemasan pemainnya. Jadi, semakin takut Anda di dalam game ini, maka permainan akan semakin menekan Anda menuju rasa takut yang lebih besar. Aplikasi untuk “software perasa” ini tentu saja tidak terbatas pada game belaka. Software ini juga dapat digunakan untuk memperlihatkan apa yang sedang dirasakan oleh pengguna media sosial di depan layar monitornya. Jadi, ia tidak lagi bisa berbohong dengan menggunakan emoticon yang tidak sesuai dengan perasaan hatinya!

Bila teknologi ini berhasil diterima oleh industri gaming, maka dunia gaming akan bergeser memasuki tahap baru. Apalagi bila ditambahkan dengan teknologi VR, maka level immersive untuk gamer di masa depan akan begitu tinggi, sampai bisa jadi akan tercipta game pintar yang mampu menghibur Anda ketika sedang sedih! Maka pastinya akan semakin banyak gamer yang memilih menjadi jomblo atau penyendiri karena game jauh lebih pengertian dibandingkan manusia asli!

Source: GameSpot

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…