Menangkan Shanghai Major, Secret DOTA 2 Justru Ganti Anggota

Reading time:
March 23, 2016
Secret Shanghai Major 1

Pernahkah Anda mendengar ungkapan “Tak usah memperbaiki sesuatu yang tidak rusak”? Bahwa sejatinya, tak perlu melakukan sesuatu yang berbeda untuk hal-hal yang memang sudah berjalan tanpa masalah. Namun entah kenapa, hal ini tampaknya tak selalu berlaku untuk tim-tim profesional di scene e-Sports, setidaknya di DOTA 2. Seperti kebiasaan, berakhirnya turnamen raksasa biasanya juga berarti arus perpindahan pemain pro yang intens. Beberapa menemukan rumah baru di tim yang sudah punya nama, namun tak sedikit juga yang akhirnya memutuskan untuk berkumpul dan membentuk tim baru. Anehnya? Tak jarang perpindahan ini justru terjadi di sebuah tim yang di kacamata awam, sebenarnya sudah solid.

Kejutan inilah yang terjadi di tim Secret, pemenang Shanghai Major beberapa waktu lalu dengan total hadiah USD 3 juta. Setelah punya pemain yang terhitung solid di semua lini, kemenangan ternyata tak membuat Secret bisa bertahan dari terjangan perpindahan pemain.

Secret memutuskan untuk menendang W33 dan Misery keluar, dan memasukkan Universe dan RTZ dari EG.
Secret memutuskan untuk menendang W33 dan Misery keluar, dan memasukkan Universe dan RTZ dari EG.

Tanpa alasan yang jelas, Secret menendang dua pemain dengan performa  yang sudah teruji baik – W33 dan Misery dari tim mereka sebelum Manila Major. Yang lebih mengejutkan lagi? Mereka memasukkan 2 anggota dari tim persaing mereka – EG, RTZ dan Universe ke dalam squad mereka yang sekarang. Keputusan ini tentu mengundang banyak tanda tanya apalagi mengingat RTZ yang sudah sempat keluar dari Secret untuk masuk ke EG, dan kini kembali lagi. Baik tim EG maupun Secret belum banyak berbicara soal latar belakang dari keputusan mengejutkan ini.

Masih belum jelas pula siapa yang akan direkrut EG untuk memenuhi dua slot yang ditinggalkan oleh RTZ dan Universe. What the..

iQ75r9br91yS0
My reaction..
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…