Proyek Remake Metal Gear Solid dari Fans Resmi Mati!

Reading time:
March 5, 2016
Shadow Moses (9)

Setiap kali sebuah proyek fans diumumkan ke publik, apalagi yang berusaha membangun kembali franchise game populer dengan menggunakan engine terbaru, maka rasa senang dan khawatir biasanya akan berbaur di benak gamer yang tertarik melihat aksi akhirnya. Senang karena seri klasik dengan nilai nostalgia tinggi seperti ini bisa dicicipi kembali dengan penampilan yang lebih modern, tetapi juga khawatir karena besar kemungkinan ia akan berakhir dimatikan oleh publisher atas nama hak dagang. Ada kasus seperti Resident Evil 2 yang berakhir indah karena berhasil menggugah Capcom untuk membangun remake mereka sendiri. Tetapi di sisi lain, ada juga kasus seperti yang baru saja terjadi dengan Shadow Moses.

Bagi Anda yang tak terlalu familiar, Shadow Moses merupakan proyek remake game Metal Gear Solid dari fans yang akan menjadikan Unreal Engine 4 sebagai basis. Teaser dan screenshot perdana bahkan sudah dirilis untuk memperlihatkan apa yang bisa diantisipasi oleh gamer pecinta franchise racikan Hideo Kojima yang satu ini. Namun sayangnya, seperti yang bisa diprediksi, pengumuman terlalu awal ini hanya jadi bumerang untuk mereka. Dua bulan sejak diperkenalkan ke publik, Shadow Moses resmi mati.

Proyek remake MGS dari fans - Shadow Moses resmi mati untuk
Proyek remake MGS dari fans – Shadow Moses resmi mati untuk “alasan yang tak bisa dikontrol”, yang besar kemungkinan adalah keberatan Konami.

 

Hal ini disampaikan oleh tim di balik Shadow Moses via fanpage Facebook resmi mereka. Tim ini menyebut bahwa untuk sebuah alasan yang tidak bisa mereka kontrol, mereka terpaksa mematikan game yang satu ini. Mereka juga mengucapkan terima kasih untuk support luar biasa yang mereka dapatkan selama Shadow Moses ini hidup. Tentu saja, “alasan yang tidak bisa mereka kontrol” ini besar kemungkinan berakhir menjadi Konami – yang memang memegang hak dagang atas Metal Gear Solid itu sendiri.

Semoga saja apa yang terjadi dengan Shadow Moses dan ragam proyek fans remake lain sebelumnya yang harus layu sebelum berkembang menyadarkan mereka yang berniat untuk melakukan hal yang sama di masa depan, untuk tidak mengumumkan proyek ini terlalu awal sebelum siap untuk dinikmati publik. Goodbye, Shadow Moses..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…