Sony Akui Playstation VR Tak Sebagus Oculus Rift

Reading time:
March 10, 2016
rift ps vr

Persaingan untuk pasar Virtual Reality akhirnya memanas di tahun 2016. Tiga buah produk dari produsen raksasa – Oculus Rift, HTC Vive, dan Playstation VR siap untuk memenuhi keinginan gamer akan sebuah sensasi gaming futuristik yang selama ini didambakan. Walaupun mengusung konsep yang sama, seperti halnya produk pada umumnya, ketiganya hadir dengan spesifikasi, daya tarik, fitur, dan tentu saja – harga yang berbeda satu sama lain. Di antara semuanya, Playstation VR bisa dibilang menjadi yang paling unik. Ia menjadi satu-satunya yang ditujukan untuk pasar konsol, yang memang harus diakui, punya performa yang lebih lemah dari apa yang bisa dicapai PC. Kelemahan performa yang tampaknya akan berpengaruh juga pada kualitas VR yang dihasilkan. Pengakuan yang meluncur dari mulut Sony sendiri.

Dalam wawancara terbarunya dengan situs gaming – Polygon, Masayasu Ito – Executive Vice President Playstation secara terbuka mengaku bahwa performa Playstation VR memang tak akan sebagus Oculus Rift. Rift akan memperlihatkan kualitas yang lebih terasa high-end. Walaupun demikian, Ito menegaskan fakta bahwa ia membutuhkan sebuah PC berharga mahal dan cepat untuk dinikmati juga harus jadi catatan tersendiri. Sementara di sisi lain, Ito menyebut Playstation VR bisa bekerja dengan Playstation 4, bisa digunakan sehari-hari, mudah, dan tentu saja, lebih terjangkau. Playstation VR, ia sebut, didesain untuk pasar yang lebih masif.

Sony mengaku performa PSVR tak akan sebaik Rift. Walaupun demikian, ia punya nilai jual lain yang tak kalah kuat.
Sony mengaku performa PSVR tak akan sebaik Rift. Walaupun demikian, ia punya nilai jual lain yang tak kalah kuat.

Namun sayangnya, tak ada detail ekstra meluncur dari wawancara ini. Sony masih belum mengungkapkan harga pasti rilis untuk Playstation VR atau tanggal rilisnya, walaupun ia dipastikan akan meluncur di tahun 2016 ini.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tertarik untuk mengadopsi teknologi VR tahun ini? Atau harganya yang kelewat mahal membuatnya tak menarik untuk saat ini?

Source: Polygon via GameSpot

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…