Codemasters Rekrut Mantan Dev. Driveclub

Reading time:
April 11, 2016
driveclub

Awal rilis yang buruk dan semakin sempurna seiring dengan lebih banyak update yang meluncur, kalimat yang satu ini tampaknya tepat menjelaskan Driveclub – game racing eksklusif Playstation 4. Beragam masalah yang meliputinya di awal rilis, termasuk mekanik gameplay dan konten minim teratasi dengan ragam update yang dirilis setelahnya. Ia bahkan berhasil membubuhkan Photo Mode dengan salah satu efek cuaca terbaik di sebuah game racing. Namun sayangnya, posisi Driveclub bisa dibilang gagal menandingi pesona game racing kompetitor – Forza untuk Xbox One yang selalu tampil memukau di setiap seri yang dirilis di pasaran. Kegagalan yang akhirnya membuat Sony memutuskan untuk mematikan sang studio developer di baliknya – Evolution Studios. Ada begitu banyak talenta yang kini lepas ke bursa lapangan kerja.

Talenta-talenta yang langsung “ditangkap” oleh Codemasters – salah satu developer kawakan game racing yang kualitasnya yang tak perlu lagi diragukan. Dalam blog post resmi mereka, dev. di balik game racing seperti Grid dan Dirt ini mengumumkan keberhasilan merekrut semua anggota tim Evolution Studios. Keputusan ini mereka yakini akan membuat Codemasters semakin kokoh sebagai developer yang berfokus di genre racing. Mantan Boss Evolution Studios – Mick Hocking juga langsung ditunjuk sebagai VP Product Development oleh Codemasters. Kantor di Cheshire akan difokuskan untuk mengembangkan sebuah proyek game racing multi-platform baru, walaupun tak ada detail lebih jelas.

Dibubarkan Sony beberapa waktu yang lalu, anggota tim Evolution Studios yang bertanggung jawab atas Driveclub berhasil direkrut oleh dev. raksasa game racing - Codemasters.
Dibubarkan Sony beberapa waktu yang lalu, anggota tim Evolution Studios yang bertanggung jawab atas Driveclub berhasil direkrut oleh dev. raksasa game racing – Codemasters.

Game racing seperti apa yang akan dihasilkan oleh tim Evolution Studios yang kini berada di bawah bendera Codemasters kali ini? Kita tunggu saja gebrakan mereka selanjutnya. Semoga saja ia tak berakhir jadi sesuatu yang disesali oleh Sony.

Source: Codemasters

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…