Far Cry Primal Tampil Ekstrim dengan Survivor Mode

Author
David Novan
Reading time:
April 13, 2016
Far-Cry-Primal-Jagatplay-Pa

Gamer sejati selalu mencari tantangan yang lebih sulit untuk game yang mereka mainkan. Itu sebabnya game dengan tingkat kesulitan tinggi seperti seri Dark Souls selalu laku terjual hingga saat ini. Seakan tidak mau kalah dengan game sulit lainnya, Far Cry Primal menawarkan tingkat kesulitan ekstrim untuk gamer yang telah memiliki gamenya, yaitu Survivor Mode. Bila Anda tidak siap menghadapi kerasnya hidup di zaman purba dengan konsep sejati seperti yang ditawarkan oleh mode ini, maka jangan kaget bila Anda tidak akan lama bertahan hidup di sini.

Seperti namanya, mode ini adalah patch gratis yang diberikan untuk Far Cry Primal versi PS4, Xbox One, dan PC, berguna untuk menambahkan unsur bertahan hidup di dalam game. Gamenya sendiri masih sama seperti core gamenya, tetapi ada perubahan di beberapa fitur. Perubahan pertama adalah adanya penambahan indikator stamina. Stamina tersebut akan dikonsumsi ketika melakukan aktivitas, seperti berlari dan bertarung. Semakin sedikit stamina tersisa, maka kecepatan berlari dan Health regen akan berkurang. Untuk mengembalikan stamina, Anda harus makan atau tidur.

Pada penjelajahan, diberikan pula perubahan yang cukup signifikan. Jumlah populasi binatang berkurang tetapi mereka menjadi lebih berbahaya. Selain itu, Minimap juga dihilangkan sehingga Anda harus lebih memerhatikan keadaan sekitar dengan mata. Resource yang dapat ditemukan juga berkurang jumlahnya, baik di alam liar maupun di desa. Hal ini jelas membuat bertahan hidup dan membuat persenjataan menjadi jauh lebih sulit. Crafting juga terkena dampaknya, yaitu dengan semakin lamanya membuat benda melalui crafting, bahkan ketika membuat amunisi sekalipun. Serta kapasitas tas untuk Loot juga berkurang dan senjata yang dibuat lebih mudah rusak ketika menghantam permukaan yang keras!

Far Cry Primal menawarkan tingkat kesulitan lebih tinggi vai Survivor Mode.
Far Cry Primal menawarkan tingkat kesulitan lebih tinggi vai Survivor Mode.

Tantangan yang lebih mengerikan lagi adalah adanya Permadeath; jadi ketika Anda mati, maka Anda tidak dapat meneruskan melalui continue atau Load! Artinya, Anda harus mengulang kembali dari awal permainan. Permadeath juga mencakup binatang companion. Mereka ketika mati tidak dapat dihidupkan kembali. Kekuatannya juga dikurangi, selain juga mereka lebih sulit dijinakkan dan dapat lelah bila digunakan sebagai hewan tunggangan terlalu lama.

Ancaman malam hari ikut mendapat perubahan pula. Kini, malam hari menjadi lebih mencekam, karena jauh lebih gelap dari biasanya, serta hewan di malam hari lebih banyak dan sulit dilawan. Bahkan Hunting Vision tidak dapat digunakan untuk memperlihatkan posisi hewan yang masih tersembunyi. Mereka baru terlihat di Vision setelah bertarung dengan Anda! Durasi malam juga ditambahkan supaya lebih lama dan api yang dipasangkan pada senjata akan lebih cepat menghabisi senjata tersebut!

Merasakan semua perubahan yang mengerikan pada Survivor Mode tentu saja adalah opsi Anda untuk menggunakannya. Bila Anda merasa game ini sudah terlalu mudah, maka mode ini telah siap menanti dan menelan Anda bulat-bulat. Sebagai tambahan, patch untuk Survivor Mode ini juga memberikan tekstur 4K pada versi PC!

Source: Ubisoft Blog

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…