Film Tomb Raider Reboot Tentukan Aktris Lara Croft

Reading time:
April 29, 2016
Rise of the Tomb Raider jagatplay PART 2 (65)

Dengan semua konten fiksi yang ia tawarkan, video game sebenarnya berbagi identitas yang hampir sama dengan industri film. Bedanya? Satunya menawarkan pengalaman interaktif, sementara yang satunya pasif. Tak mengherankan jika kedua industri ini sering berakhir bekerja sama atas nama usaha untuk menjaring lebih banyak fans di franchise-franchise andalan mereka. Industri game bisa dibilang tengah giat memastikan judul game populer mereka berakhir di layar lebar, seperti yang dilakukan oleh Ubisoft dan Square Enix saat ini.  Bahkan untuk Square Enix, kesuksesan proses reboot petualangan karakter wanita paling ikonik industri game – Lara Croft juga siap mereka tawarkan dalam format film. Berita baiknya? Sang Lara Croft akhirnya terpilih.

Informasi soal versi film Tomb Raider reboot memang sudah mengemuka cukup lama, namun masih menyisakan banyak misteri. Namun hari ini, beberapa misteri akhirnya terjawab. Situs Hollywood Reporter melaporkan bahwa film Tomb Raider Reboot ini akhirnya menentukan aktris utama yang akan memerankan Lara Croft! Ia adalah Alicia Vikander yang tampil bersinar lewat film Ex-Machina. Film ini sendiri akan disutradarai oleh Roar Uthaug (The Wave). Seperti versi video gamenya, film ini akan mengeksplorasi kisah Lara Croft mudah yang berusaha bertahan hidup di petualangan perdananya. Film ini sendiri akan diracik oleh MGM dan Warner Bros.

Alicia Vikander yang
Alicia Vikander yang “bersinar” di Ex-Machina akan memerankan Lara Croft di film Tomb Raider reboot terbaru.

Namun sayangnya, belum ada kepastian kapan proses syuting akan dimulai atau kira-kira kapan kita akan melihat Lara Croft “baru” ini di layar lebar. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Alicia Vikander terlihat seperti aktris yang cocok untuk memerankan Lara Croft? Atau Anda punya kandidat yang menurut Anda lebih pantas?

Source: Hollywood Reporter

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…