Gamer Selesaikan Lagu Tersulit Guitar Hero dengan Sempurna

Reading time:
April 20, 2016

Ia mungkin bukan sebuah genre yang populer, namun game-game ritme yang sempat dirilis di industri game semuanya memang punya daya tarik yang unik. Beberapa dari Anda mungkin mencintainya karena sensasi mega-bintang yang ia tawarkan, sebagian lainnya mencintai kombinasi musik favorit dan gameplay yang ada, sementara lainnya melihatnya sebagai sebuah genre kompetitif yang memang butuh koordinasi tangan dan mata yang cukup intensif. Apalagi, game-game seperti Guitar Hero misalnya, punya tingkat kesulitan yang bervariasi. Salah satu yang paling terkenal adalah lagu dari band metal Dragonforce – Through The Fire and Flames yang tak hanya ikonik, tetapi juga tak mudah diselesaikan bahkan di tingkat kesulitan termudah sekalipun. Namun bagi gamer yang satu ini, tak ada yang tak mungkin.

Seorang youtuber bernama UKOGMonkey berhasil menyelesaikan Through The Fire and Flames dengan sempurna. Apa yang membuatnya hebat? Bukankah itu sudah jadi pencapaian yang biasa untuk gamer-gamer yang ahli Guitar Hero 3? Memang, namun UKOGMonkey menetapkan standar baru. Ia berhasil tak hanya sekedar menyelesaikan lagu ini di kecepatan 125%, tetapi juga dengan hasil sempurna aka (Full Combo). Ini berarti dengan deret note yang super gila itu, ia berhasil mengeksekusi setiap darinya tanpa ada satupun yang terlewatkan. Pencapaian pertama di dunia tersebut tentu saja membuat gamer ini bahagia. Ia berhasil melakukannya setelah mencoba berulang kali selama 7 jam.

UKOGMonkey berhasil menyelesaikan lagu super sulit Guitar Hero dengan sempurna di kecepatan 125%. Pertama di dunia!
UKOGMonkey berhasil menyelesaikan lagu super sulit Guitar Hero dengan sempurna di kecepatan 125%. Pertama di dunia!

Lantas, ketangkasan seperti apa yang harus diperlihatkan? Anda bisa melihat kecepatan jari yang diperlihatkan UKOGMonkey via video Youtube teranyarnya, sekaligus teknik tapping yang juga ia eksekusi di beberapa titik permainan. Holy moly..

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…