PlayTest: Gaming Dengan Intel NUC NUC6i7KYK “Skull Canyon”!

Author
David Novan
Reading time:
May 20, 2016
Playtest-Intel-NUC-NUC6i7KY

Jajaran produk berlabel NUC atau Next Unit of Computing dari Intel sebelumnya selalu mengedepankan tajuk PC desktop ukuran super mini, sampai bisa dikantongi, dan hemat daya. Namun tidak demikian dengan Intel NUC6i7KYK, generasi baru dari PC Desktop mini tersebut. Kali ini, fokus utamanya adalah PC gaming dengan ukuran mini! Seperti apa kemampuannya dalam memainkan game terbaru, terutama dengan kaliber AAA? Itulah yang ingin kami temukan melalui sesi Playtest kali ini!

Modal utama dari PC gaming mini yang diberi kode nama garang Skull Canyon ini ternyata tidak sembarangan. Meskipun kecil, Intel berusaha untuk menambahkan komponen berkemampuan tinggi di dalamnya. Beberapa komponen yang bisa mendapat perhatian khusus adalah prosesor dan kartu grafisnya. Untuk mengetahui seberapa jauh perubahan yang dibuat oleh Intel dalam NUC6i7KYK, berikut spesifikasi di dalamnya:

  • Prosesor: Intel Core i7 6770HQ (Turbo Boost hingga 3.50 GHz)
  • RAM: 16GB DDR4
  • Graphics Card: IGP Intel Iris Pro Graphics 580
  • Ukuran: 21,1 x 11,6 x 2,8 cm

Berbeda dengan NUC sebelumnya, yaitu penggunaan prosesor yang mendukung gaming dibandingkan dengan prosesor hemat daya, tentu saja memperlihatkan keseriusan Intel dalam memasukkan NUC ini ke dalam kelas gaming. Begitu juga dengan ukuran RAM yang tergolong ideal untuk gaming, yaitu sebesar 16GB. Sedangkan untuk graphics card, NUC6i7KYK memilih menggunakan kartu grafis terintegrasi Iris Pro Graphics 580, yang notabene adalah IGP paling kencang Intel saat ini. Uniknya, NUC6i7KYK juga mendukung upgrade kekuatan grafis dengan opsi menambahkan kartu grafis berkekuatan tinggi dari luar!

Untuk game yang akan kami gunakan pada sesi kali ini, jumlah dan judulnya masih sama dengan sesi sebelumnya. Game yang kami gunakan adalah Tom Clancy’s The Division, Rise of The Tomb Raider, HITMAN, Ashes of The Singularity, dan game sejuta umat yang hingga kini masih terus mencetak penjualan meskipun umurnya sudah cukup tua, Grand Theft Auto V. Semua game tersebut kami mainkan dengan setting yang sedekat mungkin dengan frame rate 60 fps, supaya kenyamanan bermain dapat tercapai.

The Division

Game ini bila dilihat secara visual sebenarnya tidak terlalu istimewa. Tampilan visualnya tidak mewah seperti The Witcher 3 misalnya, tetapi game ini memiliki efek pencahayaan yang berat. Beban yang menitikberatkan pada kartu grafis tersebut membuat kami mengkhawatirkan hasil yang bisa diperlihatkan oleh NUC6i7KYK. Sebelum melihat setting yang kami gunakan, berikut spesifikasi minimum yang dibutuhkan untuk memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel Core i5-2400 / AMD FX-6100
  • Memory: 6 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GTX 560 2GB / AMD HD 7770 2GB
  • Storage: 40 GB

Guna memainkan game ini, kami mencobanya dalam setting yang rendah. Untuk resolusi yang kami gunakan, sebisa mungkin berada di bawah tetapi tidak terlalu rendah, yaitu 1360×768. Sedangkan untuk settingnya, semua kami tempatkan pada Low, dan Antialiasing juga kami matikan untuk menjamin kinerjanya ketika dimainkan nanti. Berikut detail lebih lanjut mengenai setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (2) Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (3) Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (4) Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (5)

Sesuai dengan perkiraan kami, game ini dapat berjalan dengan cukup baik di setting tersebut. Ketika kami berada di luar ruangan, nilai frame rate berjalan di kisaran 34 hingga 37 fps. Nilai terendah terjadi ketika malam hari plus cuaca bersalju. Sedangkan ketika berada di dalam ruangan, nilainya meningkat menjadi 40 hingga sekitar 47 fps. Kondisi yang cukup berat, misalnya ketika bertempur, tidak terlalu memengaruhi nilai tersebut.

 

Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (6) Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (7)

Nilai yang dihasilkan oleh NUC6i7KYK ketika bermain The Division tidak terlalu menganggu jalannya permainan. Aksi baku tembak, terutama ketika membidik, dapat dijalankan dengan baik tanpa adanya perlambatan gerakan, yang biasanya membuat bidikan menjadi tidak tepat. Gerakan ketika berlari dan berpindah cover juga dapat dilancarkan dengan baik, tanpa adanya penurunan frame rate mendadak.

 

Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (8) Playtest Intel NUC NUC6i7KYK Skull Canyon (9)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…