10 Tahun Eksis, ROG Umumkan “Senjata” Baru

Reading time:
May 30, 2016

Computex 2016 memang menjadi salah satu event berbasis teknologi yang cukup diantisipasi, terutama mereka yang menjadikan PC sebagai platform gaming utama. Mengapa? Jika E3 2016 lebih berfokus pada produsen konsol dan produk perangkat keras atau perangkat lunak mereka, tak sedikit produsen peripheral PC yang justru menjadikan Computex 2016 yang berbasis di Taiwan sebagai event terbaik untuk memperkenalkan produk andalan mereka. Sesuatu yang pantas diantisipasi oleh para gamer dan mungkin pantas jadi bahan pertimbangan untuk belanja nantinya. Salah satunya? Tentu saja, ASUS. Di event raksasa ini, mengacu pada informasi yang disampaikan oleh rekan kami di JagatReview, ASUS memperkenalkan banyak jajaran produk baru untuk line up gaming mereka –ROG. Kerennya lagi? Ia juga bertepatan dengan 10 tahun eksistensi ROG itu sendiri.

Apa saja? Jonney Shih – Chairman ASUS bersama dengan Derek Yu – ROG General berbagi sedikit intipan. Ini dia:

Motherboard ROG Rampage V Edition 10

Produk motherboard seri “Rampage” selama ini dikenal sebagai produk pendukung platform “Extreme Edition” dari Intel. Untuk ulang tahun ke-10 ROG kali ini, Asus menghadirkan varian baru untuk Rampage V yang ditujukan untuk Core i7 Extreme Ed. dengan soket LGA2011-3. Tentunya, motherboard ini tetap dibekali dengan berbagai senjata andalan untuk overclocker dan gamer.

Motherboard ini juga mengusung fitur baru untuk tata cahaya dari Asus, yang sudah mereka gunakan di beberapa produk lain mereka, yaitu AURA. Rampage V Edition 10 ini memiliki konfigurasi tata cahaya yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna, serta konektor khusus untuk mengakomodasi LED Strip untuk tambahan tata cahaya di casing. Motherboard ini tampaknya akan diposisikan sebagai motherboard penunjang PC performa tinggi yang tetap mengedepankan daya tarik PC dari sisi penampilan.

VGA ROG Strix GeForce GTX 1080

Untuk graphics card, produk ROG yang diumumkan Asus adalah produk dengan GPU baru NVIDIA, yaitu Strix GeForce GTX 1080. Graphics card ini menggunakan sistem pendingin DirectCU III yang beberapa hari lalu sempat ditampilkan oleh Asus di beberapa tempat. Ini merupakan salah satu graphics card non-reference awal untuk GTX 1080 yang muncul.

Salah satu keunggulan dari graphics card ini disebut Asus adalah Boost Clock-nya yang mencapai 1936 MHz di OC Mode. Ini membuat graphics card ini menawarkan performa yang seharusnya lebih tinggi dari reference ataupun Founders Edition, yang memiliki Boost Clock lebih rendah. Satu hal lagi, graphics card Strix ini juga mengusung teknologi AURA.

Monitor ROG SWIFT PG248Q

Sebagai sebuah monitor gaming kelas profesional, Asus menghadirkan SWIFT PG248Q ini untuk menyemarakkan 10 tahun lini ROG. Monitor ini merupakan monitor 24 inci yang mendukung teknologi NVIDIA G-Sync, dengan refresh rate hingga 180 Hz dan response time 1 ms. Monitor ini telah dideklarasikan sebagai monitor pendukung turnamen game profesional ESL One 2016 dan The International 2016.

Headset ROG Centurion

Centurion merupakan headset dengan tata suara 7.1 channel yang khusus didesain untuk gamer. Asus menggunakan amplifier berkualitas Hi-Fi untuk headset ini, sehingga suara yang dihasilkan jernih. Mereka juga mendesain secara khusus headset ini agar bisa menampilkan suara komunikasi antar pemain dalam game dengan baik. Hal-hal tersebut tentunya akan sangat membantu gamer masa kini.

Bagiamana dengan Anda sendiri? Dari keempat produk terbaru ROG yang diperkenalkan di Computex 2016 kali ini, mana yang paling membuat Anda tergoda untuk segera memilikinya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…