Dev. Battlefield Tertawakan Visual COD: Infinite Warfare

Reading time:
May 3, 2016
COD Infinite Warfare (26)

Arena pertempuran bahkan sudah panas sebelum perang yang sesungguhnya dimulai akhir tahun ini. Seperti yang kita tahu, Activision dan Infinity Ward memang baru mengumumkan Call of Duty: Infinite Warfare kemarin lewat sebuah trailer perdana yang memuat rangkaian scene perang futuristik di luar angkasa. Entah alasan apa yang membuat Activision akhirnya merilisnya kemarin, namun tak bisa dipungkiri, bahwa ada kesan mereka ingin bersaing berhadapan dengan seri terbaru Battlefield yang juga akan diperkenalkan tanggal 6 Mei 2016 mendatang. DICE – developer serI Battlefield sendiri bahkan tak ragu untuk “menabuh genderang perang” lebih awal. Reaksi pertama mereka? Menertawakan trailer perdana Infinite Warfare ini via akun Twitter mereka masing-masing.

DICE Video & Media Editor – Roland Smedberg bahkan tak ragu bersikap frontal. Ia menertawakan trailer perdana COD: Infinite Warfare dan menyebutnya sebagai game dengan kualitas visual tahun 2010 dan editing yang memalukan. Smedberg berfokus di tata cahaya begitu hambar dengan implementasi DOF yang begitu buruk. Ia percaya diri bahwa pengenalan Battlefield minggu ini akan berakhir lebih memukau. Hal yang sama juga dikemukakan oleh engineer DICE – Julian Manolov yang menyebut bahwa semua trailer 3,5 menit COD: Infinite Warfare hanyalah CG tanpa memuat game sama sekali di dalamnya.

DICE - dev. seri Battlefield dari EA menertawakan visual COD: Infinite Warfare yang mereka sebut mirip game tahun 2010.
DICE – dev. seri Battlefield dari EA menertawakan visual COD: Infinite Warfare yang mereka sebut mirip game tahun 2010.

Activision dan Infinity Ward sendiri masih belum memberikan reaksi apapun terkait reaksi negatif dari kompetitor utamanya yang satu ini. Sementara saat ini, EA dan DICE tengah bersiap untuk memperkenalkan Battlefield terbaru di tanggal 6 Mei 2016 mendatang, dengan tema dan konsep cerita yang masih misterius.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah Anda setuju dengan apa yang dibicarakan oleh DICE soal COD: Infinite Warfare ini atau tidak?

Source: Playstation Lifestyle

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…