Fans Bangun Bloodborne dengan Unreal Engine 4

Reading time:
May 10, 2016

Ia mungkin tak hadir dengan kualitas visualisasi yang memanjakan mata, namun atmosfer yang dibangun oleh From Software di Bloodborne adalah salah satu yang terbaik. Yharnam yang jadi medan pertarungan Anda melawan begitu banyak monster yang menakutkan dibangun dengan cita rasa gothic yang begitu kentara. Dipadukan dengan ragam musik orkestra yang menemani perjalanan Anda, Bloodborne berhasil menawarkan apa yang gamer cintai dari seri Souls tetapi juga tetap mempertahankan identitas uniknya sendiri. Apa jadinya jika Bloodborne kemudian “dibangun ulang” dengan engine generasi saat ini – Unreal Engine 4? Salah satu fans yang “kebetulan” juga artist dari EA DICE – Simon Barle memperlihatkan seperti apa bentuknya.

Dengan menggunakan Unreal Engine 4, ia membangun kembali Hunter’s Dream, sebuah hub yang menjadi “tempat aman” Anda di Bloodborne. Anda bisa melihat seperti apa pendekatan kualitas visual yang bisa dicapai oleh From Software jika saja mereka mengandalkan engine ini untuk membangun game mereka tersebut. Dipadukan dengan musik khasnya yang cukup untuk membuat bulu kuduk Anda merinding, ia menghasilkan sebuah kualitas visual yang memang terlihat lebih baik.

Salah satu artist di DICE EA membangun kembali Bloodborne dengan Unreal Engine 4.
Salah satu artist di DICE EA membangun kembali Bloodborne dengan Unreal Engine 4.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Pernahkah Anda berharap From Software suatu saat mengembangkan seri Souls / Bloodborne terbaru di masa depan dengan Unreal Engine 4? Atau pendekatan visual seperti saat ini sudah lebih dari cukup?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…