Game EA Sekelas “Assassin’s Creed” Untuk 2020

Reading time:
May 12, 2016
ea logo

EA mungkin jadi publisher raksasa dengan begitu banyak game raksasa di bawah bendera mereka. Ia bahkan menjadi pemegang hak eksklusif untuk menangani versi video game untuk Star Wars setidaknya hingga 10 tahun ke depan, yang kini bahkan sudah diperkuat dengan rencana jelas dari beragam developer untuk sebuah rilis tahunan. Namun sebagian besar dari kita tampaknya menyadari bahwa tak satupun game tersebut yang berakhir jadi sebuah game action open-world. Mass Effect adalah action RPG, Need for Speed untuk racing, FIFA untuk olahraga, hingga Battlefield untuk FPS, tanpa satupun franchise yang menawarkan pengalaman yang sama dengan Assassin’s Creed atau Watch Dogs dari Ubisoft. EA ingin semua itu berubah di masa depan.

Ambisi untuk menciptakan sebuah game open-world skala besar sekelas Assassin’s Creed memang sudah sempat dikemukakan oleh EA beberapa waktu yang lalu. Ambisi ini jugalah yang disebut-sebut menjadi motivasi EA untuk merekrut otak Assassin’s Creed di masa lalu – Jade Raymond yang kini punya studio developernya sendiri – Motive. Namun untuk Anda yang penasaran seperti apa bentuknya, game ini ternyata tak akan tiba cepat. Dalam laporan finansial terbaru mereka, EA memastikan bahwa game ini baru akan memperlihatkan batang hidungnya setidaknya di tahun fiskal 2020 atau 2021 mendatang. Belum ada detail mengemuka sama sekali terkait proyek ambisius yang satu ini.

Ambisi game open-world sekelas Assassin's Creed dari EA baru akan memperlihatkan batang hidungnya paling cepat tahun fiskal 2020 mendatang.
Ambisi game open-world sekelas Assassin’s Creed dari EA baru akan memperlihatkan batang hidungnya paling cepat tahun fiskal 2020 mendatang.

Mampukah EA menundukkan pasar game open-world yang saat ini masih didominasi oleh Rockstar dan Ubisoft? Kita tunggu saja gebrakannya, setidaknya 4 tahun lagi. Bagaimana dengan Anda sendiri? Game open-world seperti apa yang Anda inginkan dari EA?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…