Graffiti Simulator Tuju Virtual Reality!

Reading time:
May 9, 2016


Berapa sering Anda melihat tulisan dan gambar Graffiti yang menghiasi kota-kota tempat Anda tinggal? Terlepas dari beberapa yang tampil begitu memesona dan pantas dilihat sebagai sebuah karya seni kreatif tersendiri, ia masih dilihat tak lebih dari sekedar aksi corat-coret yang justru merusak keindahan kota. Hasilnya? Anak muda yang mungkin merasa punya bakat di hal tersebut tak akan pernah punya ruang untuk menyalurkan kreativitas mereka. Jika Anda termasuk salah satu yang demikian, maka ada solusi alternatif yang tak kalah menggiurkan. Benar sekali, Virtual Reality kini akhirnya menyediakan “ruang bermain” untuk Anda yang mencintai graffiti dan butuh tempat untuk menyalurkan hobi Anda tersebut.

Sebuah game bernama Kingspray Graffiti Simulator akhirnya diperkenalkan. Sesuai dengan namanya, proyek game yang akan dirilis untuk HTC Vive tersebut akan memungkinkan Anda untuk menciptakan Graffiti Anda lewat sebuah ruang digital yang sudah disediakan. Tak hanya sekedar menerapkan ragam cat dan warna, ia juga berusaha menawarkan physics yang memang dekat dengan dunia nyata. Simulasi efek cat dipengaruhi dari teknik, kedekatan jarak semprot, dan yang lainnya. Sebuah video gameplay perdana juga memperlihatkan seperti apa detail yang ia tawarkan termasuk kesempatan untuk memodifikasi efek cuaca dan juga kondisi pencahayaan.

Punya bakat graffiti tapi takut berurusan dengan pihak berwajib karenanya? Ini mungkin solusi yang tepat untuk Anda.
Punya bakat graffiti tapi takut berurusan dengan pihak berwajib karenanya? Ini mungkin solusi yang tepat untuk Anda.

Graffiti Simulator sendiri rencananya akan dirilis dalam waktu dekat ini via Steam VR. Bagaimana dengan Anda sendiri? Punya bakat yang butuh disalurkan via Graffiti Simulator ini? Prepare for “DAYAX” Graffiti from Indonesian..

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…