Program Kickstarter Dev. Doom Dihentikan Sementara

Author
David Novan
Reading time:
May 2, 2016
blackroom3

Hadirnya kembali John Romero dan Ardian Carmack, yang terkenal dengan game Doom, ke dalam kancah dunia gaming melalui game FPS Blackroom adalah satu berita yang sangat menyegarkan. Demi membuat game FPS yang seru dan penuh aksi ala John Romero, Blackroom membuka crowdfunding Kickstarter pada bulan lalu. Namun, kickstarter tersebut dihentikan oleh John Romero sendiri untuk membuat demo game Blackroom.

Langkah untuk menghentikan crowdfunding tersebut ternyata terkait dengan pendapat yang dilontarkan pada komunitas gaming. Begitu minimnya informasi mengenai game ini, selain beberapa gambar konsep dan penuturan Romero mengenai game tersebut, ternyata tidak mampu memuaskan komunitas. Untuk itu, tim developer dari Night Work Games memfokuskan perhatiannya untuk menyelesaikan demo gameplay Blackroom terlebih dahulu sebelum meneruskan kampanye kickstarter.

Untuk menjawab keraguan yang ada, Kickstarter Blackroom dihentikan sementara untuk demo gameplay.
Untuk menjawab keraguan yang ada, Kickstarter Blackroom dihentikan sementara untuk demo gameplay.

Pada saat kickstarter Blackroom dihentikan, kampanye pengumpulan dana untuk pengembangan game ini telah berhasil mencapai $131.052 dari2287 backer, dengan target keseluruhannya adalah $700.000. “Saat ini, tim kami sedang mengerjakan demo untuk memperlihatkan gameplay, visual, dan fitur inovatif serta keren, yang membuat Blackroom benar-benar unik – beragam ide yang telah menumpuk selama bertahun-tahun ke dalam FPS dan membuat kami begitu yakin dengan game ini,” tegas pernyataan di dalam website Night Work Games. Adanya demo gameplay tersebut diharapkan akan semakin menegaskan keyakinan komunitas gamer terhadap game ini.

 

Source: Eurogamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…