Trailer Baru Mighty No.9 Picu Reaksi Negatif

Reading time:
May 26, 2016

Berubah 180 derajat, tak ada lagi kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang terjadi dengan Mighty No.9, game yang seharusnya didesain untuk mengobati kerinduan kita akan sosok Megaman yang memang tak lagi diperhatikan Capcom sama sekali. Kita masuk ke dalam Kickstarter, apalagi dengan sosok Keiji Inafune yang bertanggung jawab atasnya, Mighty No.9 seolah mewakili semua elemen gameplay yang kita inginkan, sebuah nostalgia di platform generasi saat ini. Apalagi sang developer – Comcept juga menyuntikkan inovasi untuk membuatnya terasa berbeda dengan apa yang kita kenal dari sosok Megaman itu sendiri. Namun sayangnya, semua rasa tertarik dan antisipasi tersebut kini berubah jadi satu keraguan besar.

Bagaimana tidak? Terlepas dari begitu banyak janji besar di awal, Mighty No.9 terus mengalami penundaan rilis dengan alasan yang tak pernah jelas. Walaupun kini punya tanggal rilis pasti, tetapi kembali melakukan sebuah kesalahan besar dengan trailer teranyar yang baru mereka lepas – Masterclass. Seolah memaksakan diri untuk merilis sebuah trailer yang berpotensi jadi “meme” baru, trailer Masterclass ini justru terlihat dan terdengar sangat memalukan. Parahnya lagi? Ia juga memperlihatkan kualitas visual yang tak terlihat menggoda sama sekali. Hanya dalam waktu singkat, trailer ini mendapatkan jumlah dislike yang signifikan lebih banyak dengan gamer yang mengolok-ngolok pendekatan yang ia lakukan.

Trailer baru Mighty No.9 - Masterclass mendulang banyak reaksi negatif karena pendekatannya yang absurd.
Trailer baru Mighty No.9 – Masterclass mendulang banyak reaksi negatif karena pendekatannya yang absurd.

Mighty No.9 sendiri rencananya akan dirilis tanggal 21 Juni 2016 mendatang untuk Playstation 3, Playstation 4, Xbox 360, Xbox One, Nintendoi Wii U, dan tentu saja – PC. That looks bad..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…