Computex 2016: Lebih Dekat dengan PC Gaming ASUS ROG GT51CA

Reading time:
June 4, 2016

Di perayaan sepuluh tahun brand Republic Of Gamers, ASUS memang tidak segan menggelontorkan sejumlah varian produk untuk lebih memanjakan pengguna setianya. Tentu saja varian terbaru tersebut hadir dengan performa lebih tinggi, fitur lebih canggih, dan desain baru yang lebih “keren”. Salah satunya dapat terlihat pada produk PC gaming desktop dalam bentuk jadi ASUS ROG GT51CA.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 01

Berbeda dengan ROG G31 Edition 10, ASUS ROG GT51CA disajikan dalam casing ukuran besar seperti PC gaming desktop konvensional lainnya. Tentu saja dengan ukuran bodi lebih besar, ROG GT51CA memiliki ruang dalam casing lebih luas sehingga mampu ditempati komponen dengan jumlah lebih banyak atau komponen performa tinggi yang cukup memakan tempat. ROG GT51CA sendiri memiliki ukuran sebesar 26,2 x 58,4 x 58,7 cm dengan bobot mencapai 27 kg.

ROG GT51CA ditenagai prosesor Core i7 6700K yang dapat di-overclock lebih tinggi lagi hingga 4,6 GHz. Untuk memastikan temperatur tetap terjaga pada batas normal saat di-overclock, ROG GT51CA mengandalkan sistem pendingin water-cooling. Kapasitas memori/RAM tipe DDR4 (1,2 Volt) tersedia mulai dari 16 GB hingga 64 GB. Kecepatan standar memori adalah 2133 MHz dan dapat ditingkatkan lebih jauh hingga 2800 MHz. Sementara itu unit pengolah grafis mengandalkan graphics card NVIDIA GeForce 900/1000 Series dengan konfigurasi satu atau dua pada konfigurasi 2-way SLI. Dikombinasikan dengan SSD sebagai storage utama, ASUS memastikan pemilik ROG GT51CA langsung merasakan performa terbaik langsung pada saat pertama kali dipakai.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 02

ASUS merancang lubang ventilasi udara masuk ROG GT51CA dengan desain futuristik, lengkap dengan lampu LED. Menariknya, terdapat pilihan warna cahaya lampu LED hingga 8 juta macam.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 03

Pada sisi depan dapat ditemukan sejumlah konektor seperti tiga port USB 3.1 Gen 1 Type-A, satu port USB 3.1 Gen 1 Type-C, microphone jack, dan  headphone jack. Tidak jauh dari konektor tersebut dapat ditemukan logo NFC, tanda hadirnya fungsi tersebut di ROG GT51CA. Dengan menempelkan perangkat ROG Band di dekat logo NFC tersebut, pengguna dapat memunculkan atau menyembunyikan sebuah folder/drive dimana dapat digunakan untuk menyimpan data penting atau pribadi secara aman. Pengguna juga dapat mengaktifkan modeoverclocking ROG GT51CA dengan menempelkan ROG Band tersebut.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 04

Pada sisi depan sebelah kiri dapat ditemukan sebuah tombol yang akan secara otomatis melakukan overclockingpada saat ditekan.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 05

Sementara pada sisi depan sebelah kanan dapat ditemukan tombol power on/off dan perangkat optical drive.

Computex 2016 - ASUS ROG GT51CA 06

Sedangkan pada sisi belakang ROG GT51CA dapat ditemukan sejumlah konektor seperti delapan port USB 3.1 Gen 1, RJ45 (Gigabit Ethernet), 5x 3,5 mm audio jack, dan S/PDIF Out. Terdapat pula lubang ventilasi tempat udara panas dibebaskan ke luar casing.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…