Dev. Burnout Batalkan Game Terbaru

Author
David Novan
Reading time:
June 22, 2016
criterion1

Pada E3 2014, kasarnya sekitar 2 tahun lalu, Criterion yang terkenal dengan game Burnout dan Need for Speed Most Wanted memperlihatkan proyek yang berbeda dari game mereka, yaitu game extreme sport. Developer yang selalu membuat game balapan dengan elemen penuh tabrakan ini memberanikan diri untuk keluar dari kotaknya dengan proyek tersebut. Proyek tersebut bahkan terlihat sangat menjanjikan, dengan banyaknya jenis kegiatan dan kendaraan yang dapat digunakan pemainnya dalam extreme game, permainan yang seakan bermain russian roulette dengan maut tersebut.

Namun apa boleh dikata nasib mengatakan lain. Criterion yang berada di bawah naungan Electronic Arts (EA) menghentikan proyek game tersebut. Pernyataan mengenai penghentian proyek tersebut dirilis oleh EA, dan saat ini Criterion akan mendukung pengembangan game bertema Star Wars milik EA. Saat ini, Criterion berkontribusi untuk mengembangkan game Star Wars Battlefront versi VR. Selain itu, developer tersebut juga berpartisipasi dalam pembuatan Speeder Bike di Star Wars Battlefront.

Aktif di Star Wars, Criterion membatalkan proyek game terbarunya yang seharusnya mengusung tema olahraga ekstrim.
Aktif di Star Wars, Criterion membatalkan proyek game terbarunya yang seharusnya mengusung tema olahraga ekstrim.

Meskipun Criterion saat ini berkonsentrasi di Star Wars, studio tersebut tetap aktif melontarkan beragam ide baru dan melakukan beragam eksperimen untuk pembuatan IP baru di EA. Selain itu, Criterion juga bekerja sama dengan studio lain yang ada di bawah naungan EA dalam membuat game baru. Sungguh disayangkan memang, karena genre extreme sport saat ini memiliki jumlah titel yang begitu minim.

Source: GameSpot

 

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…