EA Sports Berjanji Akan Selidiki Masalah 7 Tahun FIFA

Author
David Novan
Reading time:
June 29, 2016
fifa 16 ultimate team

FIFA Ultimate Team merupakan mode dalam setiap game FIFA, mulai dari FIFA 09, yang memberikan pemainnya kesempatan untuk menyusun tim sepakbola idamannya. Melalui mode ini, pemain dapat mengumpulkan beragam kartu berisikan statistik pemain sepakbola dunia, untuk kemudian ditukarkan dan dibeli demi mencari kartu terbaik. Dari sana, semua statistik tersebut akan diterjemahkan ke dalam performa setiap pemain ketika bertanding. Ternyata, sudah 7 tahun belakangan ini gamer mengeluhkan adanya masalah pada fitur Chemistry dari kartu tersebut.

Biasanya, kartu dengan statistik kelas atas bisa didapatkan dari membelinya. Semakin mahal kartu tersebut, atau semakin banyak Booster Pack yang Anda beli, maka semakin besar pula kemungkinan untuk mendapatkan pemain top. Masalah yang terjadi pada FIFA Ultimate Team selama 7 tahun belakangan ini adalah, ada kalangan gamer yang merasa kartu mahal justru tidak berlaku sebagaimana statistiknya. Bahkan mereka bisa lebih buruk dari kartu biasa. Ada yang mengatakan hal ini terjadi karena sistem Handycap tersembunyi guna menyeimbangkan permainan.

Setelah sekedar jadi spekulasi selama 7 tahun, bukti yang ditawarkan komunitas akhirnya membuat EA menyelediki celah masalah di Ultimate Team.
Setelah sekedar jadi spekulasi selama 7 tahun, bukti yang ditawarkan komunitas akhirnya membuat EA menyelediki celah masalah di Ultimate Team.

Setelah tujuh tahun, akhirnya EA Sports memutuskan untuk menyelidiki masalah tersebut. Meskipun belum ada pernyataan pasti apakah memang benar ada masalah atau akan ada langkah untuk memperbaikinya, setidaknya EA Sports sudah mulai bergerak untuk memeriksanya. EA Sports juga memberikan pujian pada komunitas berkat informasi mengenai masalah tersebut dan berjanji akan berpegang teguh pada pengalaman bermain yang fun, adil, dan aman di dalam FIFA Ultimate Team.

Source: VG247

 

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…