FIFA 17 Beralih ke Frostbite Engine!

Reading time:
June 7, 2016

Persaingan antara dua game sepakbola terbesar industri game – FIFA dari EA dan Pro Evolution Soccer dari Konami akhirnya resmi dimulai. Konami sempat memperkenalkan sedikit soal seri terbaru PES 2017 beberapa waktu lalu dengan pengenalan pertama yang difokuskan di sisi gameplay, dengan klaim akan menghadirkan sensasi game sepakbola yang lebih realistis. Lantas, apa yang akan ditawarkan oleh EA Sports untuk mengimbanginya? Sepakbola mungkin olahraga “tua” yang miskin inovasi, namun para developer ini tampaknya punya cara yang selalu mumpuni untuk terus membuat gamer tertarik. Untuk FIFA 17, jawabannya ada di engine yang baru.

Seperti yang kita tahu, sejak peralihan platform ke generasi saat ini, EA Sports memang menawarkan hanya satu engine saja – Ignite dengan beragam modifikasi fitur untuk semua game olahraga yang mereka racik. Dan sejauh ini, ia menawarkan kualitas visual dan mekanik gameplay yang cukup menarik. Namun semuanya akan berubah di tahun 2016 ini dengan sang seri terbaru – FIFA 17. Lewat sebuah teaser trailer yang baru dirilis, EA Sports mengkonfirmasikan bahwa FIFA 17 akan beralih ke engine milik DICE – Frostbite Engine, engine sama yang menjadi pondasi untuk seri Battlefield, Need for Speed, dan Star Wars Battlefront.

Beralih dari Ignite, FIFA 17 dipastikan akan menggunakan Frostbite Engine.
Beralih dari Ignite, FIFA 17 dipastikan akan menggunakan Frostbite Engine.

EA sendiri berjanji akan berbagi informasi soal gameplay lebih banyak di tanggal 12 Juni 2016 mendatang. Bagaimana dengan Anda sendiri? Peralihan engine ini membuat Anda cukup penasaran dengan FIFA 17?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…