God of War PS4 Tak Akan Jadi Akhir Kratos

Reading time:
June 22, 2016
god of war1

Setelah sempat jadi rumor selama beberapa bulan terakhir ini, pengumuman Sony Santa Monica untuk sebuah seri terbaru God of War tetap berakhir mengejutkan. Apa pasal? Tak hanya kita melihat kembali sosok Kratos – tokoh protagonis seri sebelumnya yang kini terlihat lebih lembut, tua, dan bijak berserta dengan sosok anaknya yang misterius, kita juga berhadapan dengan cita rasa gameplay yang berbeda. Konfirmasi soal mitologi Norse sebagai basis hanya menyisakan lebih banyak pertanyaan soal apa yang akan ditawarkan Sony di seri terbaru ini. Salah satu spekulasi awal yakin bahwa sebagian besar game ini akan dihabiskan dengan kita bermain sebagai anak Kratos, dan bukan Kratos itu sendiri. Apakah ini berarti kita akan melihat akhir dari Kratos? Sepertinya tidak demikian.

Sony Santa Monica akhirnya berbagi beberapa detail baru terkait aksi teranyar si Demigod yang begitu brutal di masa lalu. God of War Playstation 4 ini dipastikan tak akan menghadirkan mode multiplayer sama sekali, mode yang justru mengundang lebih banyak kritik ketika mereka perkenalkan di seri Ascension era Playstation 3 dulu. Menariknya lagi? Berbicara dengan situs gaming – Level Up, Director- Cory Barlog juga menegaskan bahwa God of War ini tak akan menjadi game terakhir untuk Kratos. Kratos tetap akan kembali jika seri selanjutnya diracik. Satu yang pasti, sang anak yang jadi fokus cerita tak tahu soal masa lalu Kratos yang kelam.

Sony Santa Monica memastikan bahwa seri terbaru God of War ini tak akan jadi seri game terakhir untuk Kratos.
Sony Santa Monica memastikan bahwa seri terbaru God of War ini tak akan jadi seri game terakhir untuk Kratos.

God of War sendiri dipastikan akan jadi seri eksklusif untuk Playstation 4, dan sayangnya masih belum punya jendela rilis sama sekali. Long live Kratos!

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…