Rangkaian Monitor & Proyektor Canggih dari Asus

Reading time:
June 3, 2016

Asus - Display

Selama ini, kita mungkin lebih banyak mengenal Asus sebagai produsen motherboard, graphics card, atau laptop. Asus sendiri masih memiliki ragam produk jauh lebih banyak dari itu, termasuk di antaranya produk-produk display. Di Computex 2016 ini, mereka juga menampilkan produk display menarik, termasuk untuk monitor dan proyektor. Berikut ini adalah ulasan singkat terkait monitor dan proyektor canggih Asus di Computex 2016 ini.

Monitor

Asus menampilkan banyak sekali monitor mereka di booth mereka di lt. 4 Nangang Exhibition Hall. Produk-produk monitor tersebut terbagi lagi ke beberapa kelas, sesuai dengan tujuan penggunaan masing-masing. Kelas pertama yang akan kami bahas adalah ProArt yang, sesuai namanya, ditujukan untuk pekerja seni.

Asus - Display

ProArt tersedia dalam dua pilihan ukuran, yaitu 27″ (PA27AQ) dengan resolusi WQHD (2560 x 1440 piksel) dengan kompatibilitas 100% sRGB, serta ukuran 32″ dengan resolusi 5K (5120 x 2880 piksel) dengan kompatibilitas 99.5% Adobe RGB. Monitor ProArt ini memiliki engsel yang memungkinkan penggunaan dalam posisi horizontal maupun vertikal.

Berikutnya, terdapat monitor dari seri Designo. Monitor seri ini merupakan monitor dengan desain yang elegan, dengan aneka fitur menarik, termasuk dukungan sistem audio berkualitas tinggi.

Asus - Designo Curved

Designo MX43VQ ini merupakan monitor curved berukuran layar 34″ yang mendukung resolusi 3440 x 1440 piksel (21:9). Monitor ini dilengkapi dengan speaker dari Harman/Kardon, dan dilengkapi base yang berfungsi juga sebagai wireless charger Qi.

Asus - Designo Thin Bezel

Designo MX27UC ini merupakan monitor 27″ dengan resolusi 4K berpanel IPS dengan 100% Adobe RGB gamut. Monitor ini dilengkapi dengan konektor USB Type C, baik untuk daya maupun display input melalui Display Port, serta menggunakan speaker dari Bang & Olufsen.

Asus juga menampilkan monitor portabel, yang benar-benar bisa digunakan sebagai secondary display untuk laptop, dengan konektor USB Type C. Terdapat dua varian monitor portabel yang mereka tawarkan, dari MB Series.

Asus - ZenView

Monitor portabel yang satu ini disebut oleh Asus sebagai ZenView, dengan desain “Zen”, frame tipis, dan desain elegan. Monitor ini memiliki layar 15.6″ dengan resolusi 1920 x 1080. Koneksi ke monitor ini menggunakan USB Type C, dengan Display Port Alt. Mode.

Asus - MB Series

MB169C+ ini juga merupakan monitor portabel dengan koneksi USB Type C, dengan layar 15.6″ resolusi Full HD. Hanya saja, monitor ini tidak menggunakan desain thin bezel.

Tidak ketinggalan, monitor gaming andalan Asus, dari lini ROG Swift, juga turut unjuk kebolehan di Computex 2016 ini. Monitor ROG Swift terbaru yang diperkenalkan adalah PG24BQ.

Asus - ROG Swift

Tiga monitor di bagian bawah adalah PG24BQ, yang mendukung resolusi Full HD, dengan refresh rate hingga 180 Hz. Monitor ini dilengkapi dengan dukungan untuk NVIDIA G-Sync. Tidak ketinggalan, monitor ini juga dilengkapi stand dengan fitur pengaturan tinggi monitor dan pengaturan posisi vertikal atau horizontal.

Proyektor

Di salah satu sudut booth Asus, mereka membangun suatu ruangan kecil tempat memamerkan produk proyektor mereka. Kali ini, lini proyektor yang dikedepankan Asus adalah proyektor portabel dengan ukuran ringkas sehingga mudah dibawa pemilik bepergian, bahkan cukup dimasukkan ke dalam saku celana. Proyektor portabel ini disebut sebagai ZenBeam.

Asus - ZenBeam

Terdapat dua varian ZenBeam yang ditampilkan oleh Asus, yaitu ZenBeam E1 dan ZenBeam Go E1Z. Keduanya sebenarnya memiliki spesifikasi yang mirip, dengan kapabilitas proyeksi 150 Lumen, dengan resolusi maksimal 854 x 480 piksel, yang bisa secara otomatis disesuaikan dari resolusi hingga 1920 x 1080 piksel. Keduanya juga memiliki kemampuan proyeksi hingga setara layar 120 inci, serta dilengkapi dengan baterai yang membuatnya bisa beroperasi hingga 5 jam dalam sekali isi ulang penuh.

Asus - ZenBeam E1

Asus ZenBeam E1

Asus - ZenBeam Go E1Z

Asus ZenBeam E1Z

Perbedaan utama dari keduanya adalah set konektor yang tersedia. ZenBeam E1 menggunakan konektor display input HDMI, dengan konektor DC-In khusus. Sementara, ZenBeam Go E1Z menggunakan input Micro USB. ZenBeam Go E1Z ini memang didesain khusus oleh Asus untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna smartphone masa kini yang umumnya tidak disertai port HDMI, sehingga mereka memanfaatkan aplikasi khusus untuk mengirim konten ke ZenBeam Go melalui USB.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…