Resident Evil 7 Versi Final Tetap First-Person

Reading time:
June 14, 2016

Resident Evil 7 adalah salah satu game yang paling menarik perhatian di ajang E3 2016 kali ini, sebuah fakta yang tak terbantahkan tentu saja. Setelah keluhan soal  bagaimana Capcom seolah tak mengerti apa yang diinginkan gamer dari franchise raksasanya yang satu ini, apalagi dengan kecenderungan gameplay yang semakin “action” di setiap seri baru yang muncul. Namun semua rasa pesimis tersebut seolah hilang begitu saja ketika Resident Evil 7 diperkenalkan di panggung utama E3 2016 milik Sony. Ia terlihat sangat menyeramkan, terutama lewat implementasi engine teranyar mereka – RE Engine yang memesona. Berita yang lebih mengejutkan? Sudut pandang gameplay dari kacamata orang pertama (first person) yang diperlihatkan teaser tersebut bukanlah sesuatu yang hanya akan ada di demo saja. Resident Evil 7 versi final nanti juga akan sama.

Perubahan sudut pandang seperti ini memang bukan sesuatu yang baru untuk Resident Evil sebagai sebuah franchise. Sistem kamera yang fixed langsung berubah menjadi third person shooter ketika Resident Evil 3 beralih ke seri keempat. Perubahan yang sama tampaknya akan ditawarkan oleh Resident Evil 7 yang akan mengusung sudut pandang orang pertama secara penuh. Implementasi engine terbaru – RE Engine juga memungkinkan Capcom untuk menghasilkan kualitas visual yang lebih terasa fotorealistis.

Sudut pandang orang pertama (first-person) Resident Evil 7 tak hanya akan berlaku di versi demo saja tetapi juga final.
Sudut pandang orang pertama (first-person) Resident Evil 7 tak hanya akan berlaku di versi demo saja tetapi juga final.

Resident Evil 7 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 24 Januari 2017 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Resident Evil dengan cita rasa sudut pandang orang pertama? Sesuatu yang terdengar menarik untuk Anda?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…