Trailer Spiderman PS4 Dibuat Dari In-Game Engine

Reading time:
June 21, 2016

Presentasi yang dilakukan Sony di E3 2016 kemarin mungkin tak semengejutkan E3 2015 yang memuat trailer perdana untuk Final Fantasy VII Remake atau Shemue 3 yang tak pernah diprediksi sebelumnya, namun tetap harus diakui sebagai sebuah presentasi yang solid. Berbeda dengan publisher atau produsen yang lain, Sony memutuskan untuk menggunakan waktu mereka dengan memperkenalkan satu game baru demi game baru yang lain, serta memberikan lebih banyak detail termasuk soal tanggal rilis untuk beberapa proyek yang sampat diperkenalkan sebelumnya. Dari salah satu game baru yang diperkenalkan di sana, game open-world Spiderman dari Insomniac tentu saja menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Menariknya lagi? Kualitas visual yang diperlihatkan trailer perdana tersebut bukan “omong kosong”.

Hal ini dikonfirmasi oleh Insomniac Games sendiri via akun Twitter resminya ketika menanggapi pertanyaan dari salah satu fans. Semua aksi sang manusia laba-laba yang Anda lihat di trailer perdana E3 2016 tersebut dipastikan diambil dari in-game engine, yang notabene akan memrepresentasikan kualitas visual dalam gameplay yang akan Anda dapatkan nanti. Tak hanya itu saja, Insomniac juga menegaskan bahwa visual tersebut ditangkap dari mesin Playstation 4 saat ini dan bukan dari versi Playstation 4 Neo yang sempat dirumorkan sebelumnya. Tak ada detail engine apa yang mereka gunakan untuk membangunnya.

Insomniac memastikan bahwa trailer perdana Spiderman PS4 diambil dari in-game engine dan ditangkap dengan menggunakan Playstation 4 biasa, bukan Neo.
Insomniac memastikan bahwa trailer perdana Spiderman PS4 diambil dari in-game engine dan ditangkap dengan menggunakan Playstation 4 biasa, bukan Neo.

Sayangnya, masih belum ada kejelasan kapan tepatnya game yang satu ini akan meluncur, selain konfirmasi bahwa ia akan berakhir tetap eksklusif untuk Playstation 4. Looks awesome!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…