Review LEGO Star Wars – The Force Awakens: Untuk Para Fans!

Reading time:
July 29, 2016

Inovasi Minim

Dari sisi gameplay, ia tak banyak berbeda dengan seri-seri LEGO sebelumnya.
Dari sisi gameplay, ia tak banyak berbeda dengan seri-seri LEGO sebelumnya.

Anda yang sudah familiar dengan gameplay game LEGO selama ini sepertinya sudah bisa memprediksi pengalaman gameplay seperti apa yang Anda dapat. Buat Anda yang belum pernah mencicipinya, LEGO bisa disederhanakan sebagai sebuah game platformer dengan puzzle logis yang padat di hampir semua titik permainan. Dari sisi aksi, tak sulit untuk menyelesaikan game ini. Hampir semua musuh yang Anda hadapi bisa dibunuh dengan beberapa pukulan atau tembakan. Anda juga bisa tewas sebanyak mungkin yang Anda inginkan karena tak ada sistem Continue pula di sini. Bentuk lucu dan menggemaskan dengan gameplay yang tak sulit, baik dari sisi aksi dan puzzle inilah yang membuat tak hanya gamer dewasa saja, tetapi juga gamer yang masih berusia muda jatuh hati dengannya. Formula tersebut tetapi ditawarkan di LEGO Star Wars: The Force Awakens ini.

Anda akan berpetualang sebagai karakter-karakter Eps. VII sesuai dengan cerita, yang biasanya hadir berkelompok. Maka seperti seri LEGO sebelumnya pula, aksi Anda akan didominasi dengan usaha untuk menyelesaikan puzzle untuk mencapai daerah selanjutnya. Setiap karakter yang Anda gunakan biasanya punya fungsi spesifik yang tidak bisa dilakukan oleh karakter yang lain, dan biasanya esensial untuk memecahkan teka-teki yang ada.

Inti tantangan adalah memosisikan karakter dengan fungsi spesifik, di titik puzzle tertentu. Sementara dari sisi lain, seperti aksi misalnya, ia tetap tak menawarkan tantangan sama sekali.
Inti tantangan adalah memosisikan karakter dengan fungsi spesifik, di titik puzzle tertentu. Sementara dari sisi lain, seperti aksi misalnya, ia tetap tak menawarkan tantangan sama sekali.
Satu hal baru adalah sistem build yang kini bisa digunakan untuk 2-3 objek kunci berbeda, dan tak lagi hanya satu.
Satu hal baru adalah sistem build yang kini bisa digunakan untuk 2-3 objek kunci berbeda, dan tak lagi hanya satu.

Memosisikan karakter yang tepat di situasi yang tepat akan menjadi solusi untuk hampir semua masalah, bahkan termasuk pertarungan boss sekalipun. Sistem memecahkan objek di sekitar untuk digunakan sebagai resource untuk membangun barang yang baru, terlepas apakah ia berhubungan dengan sisi cerita atau tidak, tetap kembali. Namun kini hadir dengan ekstra opsi. Alih-alih satu, resource ini bisa digunakan untuk membangun 2-3 objek yang biasanya butuh diselesaikan dalam sekuens tertentu untuk merampungkan puzzle yang ada.

Inovasi lain adalah sesi gameplay ala third person shooter yang sayangnya di mata kami, tak istimewa. Terasa lebih berfokus untuk menciptakan sensasi dramatis.
Inovasi lain adalah sesi gameplay ala third person shooter yang sayangnya di mata kami, tak istimewa. Terasa lebih berfokus untuk menciptakan sensasi dramatis.
Satu hal yang kami suka adalah sesi terbangnya yang keren.
Satu hal yang kami suka adalah sesi terbangnya yang keren.

Dengan format yang begitu serupa dengan seri-seri LEGO yang pernah kami mainkan, LEGO Star Wars: The Force Awakens ini memang bisa dibilang, minim inovasi. Satu hal baru yang ia suntikkan hanyalah sistem dan kamera ala game third person shooter yang muncul di titik gameplay tertentu. Fitur baru ini sepertinya lebih dikembangkan untuk menciptakan sedikit efek dramatisasi di dalamnya, dan tak lebih. Mengapa? Karena seperti hampir semua elemen yang lain, tak ada tantangan pula di mode third-person shooter yang satu ini. Ada kesenangan tersendiri untuk mengendalikan dan menikmati langsung hampir semua kendaraan ikonik franchise Star Wars selama ini, termasuk Millenium Falcon, misalnya. Kerennya lagi? Tak selalu berakhir jadi “railed shooter”, salah satu sesi juga memungkinkan Anda mengendalikan pesawat ini secara bebas dalam lingkungan yang cukup luas untuk mencapai misi tertentu.

Ada sedikit kekecewaan melihat formula yang sama dengan apa yang Anda temukan sejak era Playstation 2 tetap digunakan di sini.
Ada sedikit kekecewaan melihat formula yang sama dengan apa yang Anda temukan sejak era Playstation 2 tetap digunakan di sini.

Apakah minim inovasi ini lantas membuat LEGO Star Wars: The Force Awakens ini berakhir buruk? Bagi kami, tidak. Ia hanya meninggalkan sedikit rasa kecewa bahwa terlepas dari kesuksesan yang selalu berhasil ia capai, TT Fusion seolah masih belum tahu apa yang bisa mereka lakukan untuk membawa franchise ini lebih jauh. Berusaha menawarkan lebih banyak karakter, dunia, atau sekedar gimmick gameplay dengan mudah bisa berakhir jadi “inovasi” yang repetitif dan tidak signifikan. Namun bagi mereka yang mencintai franchise Star Wars, ini tak akan jadi masalah.

Untuk Para Fans!

Namun jika Anda penggemar berat Star Wars, ini akan jadi seri yang tak ingin Anda lewatkan.
Namun jika Anda penggemar berat Star Wars, ini akan jadi seri yang tak ingin Anda lewatkan.

Mengapa gameplay yang tak banyak berubah tak akan jadi sesuatu yang dipermasalahkan oleh beberapa varian gamer, terutama mereka yang memang sudah jatuh hati dengan franchise Star Wars selama ini? Karena game dengan cerita utama yang bisa diselesaikan 8 jam ini adalah satu-satunya kesempatan interaktif untuk mengeksplorasi dunia Star Wars Eps. VII yang selama ini hanya bisa dinikmati dalam format film saja.

Ada banyak sesi
Ada banyak sesi “pendek” di versi film yang kini bisa Anda eksplorasi.
Bahkan potongan pendek pun bisa berakhir jadi level untuk memperluas semesta Eps. VII itu sendiri.
Bahkan potongan pendek pun bisa berakhir jadi level untuk memperluas semesta Eps. VII itu sendiri.

Dan untuk urusan yang satu ini, TT Fusion melakukan sebuah tugas yang bisa dibilang, fantastis. Mereka membangun sebuah pondasi semesta yang membuat cerita dan kekuatan Eps. VII menjadi jauh lebih optimal sebagai sebuah film, kesempatan untuk menjelajahi banyak tempat yang selama ini hanya meluncur dalam kata-kata saja. Bagi para penggemar Star Wars, ini adalah kesempatan yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Sebagai contoh? Anda masih ingat dengan sekuens “pendek” Takodana yang terlihat kaya di film? Anda kini bisa menjelajahinya dengan lebih baik. Bahkan untuk hal kecil dengan sosok Rey yang berhasil menemukan lightsaber milik Luke di bawah tanah markas Maz Kanata, LEGO berhasil membangun sebuah sekuens gameplay yang cukup panjang di dalamnya, sekaligus memberikan visualisasi lebih jelas soal vault penuh barang berharga tersebut. Ia bahkan menawarkan latar belakang cerita lewat misi alternatif, yang sayangnya, butuh proses grinding tersendiri untuk dibuka.

Dengan 200 karakter yang bisa Anda mainkan, walaupun beberapa hanya tersedia di Free Roam, ini juga berarti kesempatan untuk mengenal “lebih jauh” beberapa karakter yang cuma hadir sembari lewat di versi filmnya. Anda misalnya, bisa membuka sosok Captain Phasma yang sempat diselubungi hype karena desain yang keren namun berakhir mengecewakan di versi film karena karakter yang tak dikembangkan sama sekali. Walaupun Anda tak akan mendapatkan detail  lebih banyak soal sosok yang satu ini, namun setidaknya Anda punya kesempatan untuk menggunakannya dan mendapatkan sedikit gambaran soal kira-kira seperti apa blaster yang ia gunakan atau kekuatan yang ia miliki.

Humor unik yang tetap menggelitik, terlepas dari betapa seriusnya scene yang sama di versi film yang mungkin sudah Anda nikmati.
Humor unik yang tetap menggelitik, terlepas dari betapa seriusnya scene yang sama di versi film yang mungkin sudah Anda nikmati.

Di atas semuanya, LEGO juga berhasil menawarkan daya tarik lewat humor-humor yang tetap bisa mengundang tawa di beberapa titik cerita. Melihat aksi beberapa karakter di latar belakang untuk sebuah sekuens serupa dengan apa yang Anda nonton di versi filmnya tentu saja jadi pengalaman yang absurd dan unik di saat yang sama.

Untuk seorang fans yang mencintai seri Star Wars “luar dan dalam”, seri game LEGO ini akan menawarkan pemahaman yang lebih luas, cerita lebih lengkap, dan sekuens menarik yang tak ditawarkan oleh Disney di versi filmnya. Jika Anda peduli, maka game ini akan memenuhi hampir semua hal yang Anda butuhkan. Jika Anda bukan seorang penggemar? Maka ia akan terasa seperti sebuah game LEGO dengan selubung tema yang berbeda, itu saja.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…