3 Hari Rilis, Dev. Ghostbusters Bangkrut

Reading time:
August 2, 2016
ghostbusters

Melewati sebuah proses pengembangan yang tak perlu lagi diragukan kompleks, setiap rilis game ke pasaran tentu saja sebuah momen yang menegangkan untuk si developer. Apakah game mereka akan berhasil dari sisi penjualan? Apakah gamer akan mencintai apa yang mereka tawarkan? Apakah ada kesalahan teknis yang terlewatkan untuk mereka perbaiki? Namun terlepas dari semua kekhawatiran tersebut, ada gelombang optimisme juga di sana, apalagi jika mereka masih belum punya publisher raksasa yang berdiri di belakang mereka. Namun untuk sebuah masa rilis game, kasus yang dialami oleh Fireforge Games mungkin jadi salah satu yang terburuk yang pernah Anda lihat selama beberapa tahun terakhir ini.

Baru saja merilis game Ghostbusters – sebuah game twin stick shooter yang dirilis untuk “merayakan” seri rebootnya di layar lebar dengan karakter utama wanita, game ini berakhir bencana. Tak hanya gamer saja, media juga melihat game ini tak lebih dari sekedar usaha untuk meraih uang cepat dari hype versi film tersebut tanpa menawarkan sebuah kualitas yang sepadan. Hasilnya? Game ini mendapatkan review dan skor yang buruk hampir di semua tempat. Parahnya lagi? Alih-alih melemparkan gelombang optimisme bahwa mereka akan mampu memperbaikinya di masa depan, Fireforge Games – sang developer justru menyatakan diri, bangkrut!

3 hari sejak game mereka dirilis, dev. game Ghostbusters terbaru - Fireforge justru menyatakan bangkrut.
3 hari sejak game mereka dirilis, dev. game Ghostbusters terbaru – Fireforge justru menyatakan bangkrut.

Tiga hari sejak rilis game Ghostbusters tersebut, Fireforge langsung mengajukan kebangkrutan mereka pada pihak terkait. Namun tentu saja, ini tidak terjadi karena hasil review dan penerimaan Ghostbusters yang buruk. Developer ini ternyata sudah punya masalah panjang terkait utang dan janji yang tak bisa mereka penuhi pada “pemain” yang lebih besar. Fireforge ternyata tak mampu menyelesaikan dua buah game MOBA yang sempat mereka janjikan, Zeus untuk Razer dan Atlas untuk Tencent selama lima tahun terakhir ini. Laporan kebangkrutan ini bahkan menuliskan bahwa perusahaan yang dibangun oleh mantan pegawai Blizzard – Tim Campbell ini masih berutang sekitar USD 11.3 juta kepada Tencent.

Walaupun tidak berkontribusi langsung pada kebangkrutan tersebut, namun kegagalan Ghostbusters di pasaran tak bisa disangkal, mempercepat proses ini. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang sudah membeli dan memainkan game Ghostbusters racikan Fireforge ini?

Source: Techspot

Tags:

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…