DOTA 2 Perkenalkan Hero Baru – Monkey King!

Reading time:
August 13, 2016

Keputusan untuk memperkenalkan hero “terakhir” – Pitlord yang kini disebut sebagai Underlord di event The International 2016 kemarin memang memunculkan hype yang luar biasa untuk game MOBA racikan Valve – DOTA 2. Ia seolah menyempurnakan penyelenggaraan event yang sejauh ini berjalan seru dan tanpa masalah. Lantas, apa yang membuat Underlord ini begitu istimewa? Tak hanya karena peran uniknya di DOTA pertama, tetapi fakta bahwa ia merupakan hero terakhir yang belum diadaptasikan IceFrog untuk DOTA 2 memunculkan sebuah pencapaian tersendiri. Dengan hadirnya Underlord, DOTA 2 kini sudah lengkap. Langkah selanjutnya? Meracik hero original yang memang didesain IceFrog khusus untuk game yang satu ini.

Namun tak ada yang pernah menyangka bahwa kita tak perlu menunggu terlalu lama untuk itu. Valve dan IceFrog ternyata cukup “gila” untuk memperkenalkan dan merilis dua buah hero di saat yang sama. Setelah Underlord yang akan meluncur tanggal 23 Agustus 2016 mendatang, Valve merilis sebuah teaser pendek yang memperlihatkan aksi sebuah hero original baru – Monkey King.

Tak hanya Underlord, Valve ternyata mempersiapkan hero baru dan original untuk DOTA 2 - Monkey King!
Tak hanya Underlord, Valve ternyata mempersiapkan hero baru dan original untuk DOTA 2 – Monkey King!

Dengan wujud familiar yang mungkin sudah sempat Anda kenali dari beragam kisah mitologi sebelumnya, Anda bisa melihat sedikit gambaran soal skill seperti apa yang akan diusung oleh raja monyet yang super nakal ini. Menariknya lagi? Nama “Monkey King” ini sendiri merupakan nama yang berkaitan dengan item in-game populer, Monkey King Bar.

Monkey King akan tersedia dalam “New Journey” update yang akan meluncur pada musim gugur tahun ini juga. Apakah update ini akan sekedar memuat Monkey King di dalamnya? Ataukah Valve siap hadir dengan ekstra kejutan yang lain? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…