EA Tak “Ambisius” Soal Penjualan Battlefield 1

Reading time:
August 4, 2016
battlefield-16-600x338

Memenuhi apa yang diinginkan oleh banyak gamer, EA dan DICE sepertinya berhasil menangkap hype tersebut dan menerjemahkannya dalam sebuah produk yang layak untuk diantisipasi. Gamer mana yang tak jatuh hati ketika lagu remix “Seven Nation Army” dari The White Stripes mengalun mengikuti aksi luar biasa para prajurit dari era Perang Dunia I. Trailer sama yang langsung membuatnya dibanjiri jumlah Like dengan rekor yang bahkan berhasil terpecahkan. Jika melihat semua sinyal di awal, setidaknya selama beberapa bulan terakhir ini, Battlefield 1 tampaknya akan berujung menjadi sebuah proyek sukses EA. Namun publisher raksasa tersebut tak ingin sesumbar terlebih dahulu.

Bertolak belakang dengan apa yang diyakini publik, EA ternyata tak seambisius yang dibayangkan ketika membicarakan potensi penjualan Battlefield 1 itu sendiri. Sang CFO – Blake Jorgense mengaku bahwa terlepas dari rasa optimisme EA, mereka tak lantas menetapkan target penjualan super tinggi untuk game perang dunia pertama tersebut. Mereka menargetkan tingkat penjualan lebih rendah dibandingkan target rata-rata penjualan seri Battlefield sebelumnya yang bisa mencapai 15 juta kopi per tahun. Tapi di sisi lain, mereka juga percaya bahwa di satu titik, Battlefield 1 akan bisa menembus harapan mereka tersebut.

EA tak terlalu
EA tak terlalu “ambisius” untuk memasang target penjualan super tinggi untuk Battlefield 1, terlepas dari hype yang ada.

Sementara di sisi lain, mereka justru terlihat lebih ambisius dengan seri game shooter terbaru dari Respawn Entertainment – Titanfall 2. Dengan jumlah platform generasi saat ini yang jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, EA menargetkan Titangall 2 bisa terjual sekitar 2-3 juta kopi lebih banyak daripada si seri pertama.

Battlefield 1 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 21 Oktober 2016 mendatang, sementara Titanfall 2 akan meluncur di 28 Oktober 2016. Keduanya akan dilepas untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berencana untuk membeli keduanya atau hanya tertarik untuk salah satu di antaranya?

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…