OG DOTA 2 “Pecah”, Miracle Cabut!

Reading time:
August 24, 2016
og

Berita buruk untuk Anda yang sudah dengan bangganya mengenakan bendera hijau OG selama satu tahun terakhir ini. Salah satu tim paling solid yang pernah muncul di scene DOTA 2, OG memang langsung tumbuh menjadi salah satu tim yang paling dicintai oleh komunitas. Di tangan NoTail, ia dibangun dari pemain yang tak sekedar memiliki skill yang luar biasa tetapi juga punya insting dan kerjasama yang luar biasa.  Melihat performa mereka yang berhasil memenangkan dua buah Major selama satu tahun terakhir, walaupun tak terlalu punya prestasi di The International 2016, Anda mungkin akan berpikir bahwa tim sekelas OG akan bisa “bertahan lama”. Sayangnya, tidak demikian. Tim OG “pecah” dan tiga pemain intinya dipastikan keluar.

Hal ini dikonfirmasikan oleh halaman Facebook resmi tim – OG itu sendiri. Memutuskan diri untuk melakukan re-shuffle pemain setelah The International 2016, OG kehilangan tiga pemain intinya – Moon, Cr1t, dan salah satu pemain DOTA 2 terbaik dunia dengan MMR 9k – Miracle. Moon sendiri dipecat oleh management OG untuk alasan yang misterius, sementara kedua pemain yang lain – Miracle dan Cr1t memutuskan untuk keluar. Belum ada kejelasan pemain mana saja yang akan mengisi kekosongan slot tim OG sekarang dan kemana pula ketiga pemain yang keluar ini akan berakhir.

OG Pecah. Tiga anggota tim: Moon, Cr1t, dan pemain dengan MMR 9K - Miracle cabut.
OG Pecah. Tiga anggota tim: Moon, Cr1t, dan pemain dengan MMR 9K – Miracle cabut.

Walaupun sudah bisa diprediksi bahwa pergantian pemain biasanya akan terjadi sesudah performa yang diperlihatkan di ajang The International, namun tak ada yang menyangka bahwa tim dengan tingkat kesuksesan sekelas OG juga berujung pada hal sama dengan pemain bintang yang juga memutuskan untuk keluar.

So, Secret.Miracle?

Source: OG Facebook

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…